KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 50 anggota baru Korps Sukarela (KSR) resmi dikukuhkan dan bergabung dalam keluarga besar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen. Prosesi pengukuhan berlangsung di halaman PMI Kebumen usai apel penutupan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar), Selasa 4 Februari 2025.
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana dan Relawan PMI Kebumen, M. Muslim Mustofa, didampingi oleh jajaran Koramil Kebumen. Sebagai simbol peresmian, seluruh anggota baru menerima siraman air bunga, yang melambangkan kesucian niat dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Muslim Mustofa mengungkapkan bahwa kehadiran anggota baru ini menjadi bagian dari upaya PMI Kebumen dalam meningkatkan layanan sosial dan kemanusiaan yang terus berkembang.
“Sejak awal dibuka, pendaftaran relawan KSR mendapat antusiasme tinggi. Dari banyak pendaftar, kami memilih 50 peserta terbaik untuk mengikuti Diklatsar. Hari ini mereka dikukuhkan, dengan harapan mereka mampu mendukung layanan PMI Kebumen yang semakin meningkat setiap harinya,” ujarnya.
Sebelum dikukuhkan, para anggota KSR telah menjalani pendidikan dan pelatihan intensif sejak 31 Januari hingga 3 Februari 2025 di Markas PMI Kebumen dan Lapangan Bulupitu, Kutowinangun. Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung dalam simulasi kebencanaan, termasuk gempa bumi.
Beberapa materi yang diberikan meliputi pengertian bencana dan konflik, manajemen bencana, penanganan pengungsi, komunikasi dan advokasi dasar, hingga implementasi prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
Selain itu, peserta juga dibekali dengan keterampilan pertolongan pertama psikologis, bantuan hidup dasar, biomekanika trauma, serta konsep dasar perawatan keluarga. Puncak dari kegiatan ini adalah long march dari Bulupitu menuju Markas PMI Kebumen, yang menguji daya tahan fisik dan mental para peserta.
Salah satu peserta, Nurdini Handayani, mengaku antusias dan siap mengemban tugas kemanusiaan di PMI Kebumen.
“Empat hari pelatihan ini memberikan banyak ilmu dan pengalaman berharga. Saya siap untuk ditugaskan dalam berbagai layanan PMI, baik dalam penanganan bencana, transportasi ambulans, maupun tugas kemanusiaan lainnya,” ungkapnya.
Dengan bertambahnya 50 anggota baru ini, PMI Kebumen semakin memperkuat perannya dalam memberikan layanan kemanusiaan yang sigap, profesional, dan berdaya guna bagi masyarakat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















