Pendidikan

Orasi Ilmiah Meriahkan Acara Wisuda Mahasiswa Unimugo

1003
×

Orasi Ilmiah Meriahkan Acara Wisuda Mahasiswa Unimugo

Sebarkan artikel ini

GOMBONG, Kebumen24.com  – Dosen Universitas Muhammadiyah Gombong Dr. Husnul Khuluq, M.Farm., memberikan orasi ilmiah tentang peran penting kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam membantu meningkatkan layanan kesehatan di era digital dalam acara Wisuda Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) Tahun Akademik 2024/2025.

Orasi mengusung tema ‘Pemanfaatan Machine Learning dalam Dunia Kesehatan: Analisis Risiko Kematian Pasien COVID-19 Berdasarkan Data Klinik, Obat, dan Laboratorium’.

Dr. Husnul menjelaskan bahwa dunia kesehatan saat ini menghadapi tantangan besar dalam hal pengelolaan data yang semakin kompleks. Penggunaan AI, khususnya machine learning, memungkinkan membantu analisis data secara cepat dan akurat dalam pengambilan keputusan medis.

“Dengan berkembangnya teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), semakin banyak solusi yang dapat ditawarkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. AI memiliki kemampuan untuk menganalisis sejumlah besar data dengan cepat dan akurat, membantu dalam pengambilan keputusan medis yang lebih tepat dan efisien.” ungkap Dr. Husnul dalam orasinya Sabtu, 19 Oktober 2024.

Selain itu, AI juga membantu dalam memprediksi risiko kematian pasien COVID-19 berdasarkan pola data yang dianalisis, seperti kadar oksigen dalam darah dan fungsi organ vital. Menurut Dr. Husnul, penerapan AI ini sangat efektif dalam mengurangi risiko human error dan membantu dokter melakukan triase, yaitu menentukan prioritas penanganan pasien yang paling membutuhkan.

“Dalam penanganan pandemi COVID-19, AI terbukti mampu memproses data pasien dengan lebih efektif, mulai dari riwayat kesehatan hingga manajemen perawatan. AI memungkinkan dokter dan tenaga medis untuk memproses data pasien dalam jumlah besar dengan kecepatan yang sulit dicapai oleh manusia. Hal ini terutama penting untuk memprediksi perkembangan penyakit, mengidentifikasi pola penularan, serta mengoptimalkan alokasi sumber daya kesehatan seperti ventilator dan tempat tidur di rumah sakit.” imbuhnya.

Dr. Husnul juga menekankan bahwa penerapan AI dapat mengurangi risiko human error dalam diagnosis dan pengambilan keputusan medis. Dengan kemampuan menganalisis data secara real-time, AI mampu memberikan peringatan dini kepada dokter jika kondisi pasien mulai memburuk.

“Selain itu, AI juga membantu dalam proses triase, yaitu menentukan urutan prioritas penanganan pasien berdasarkan tingkat keparahan kondisi mereka. AI juga memiliki kemampuan untuk memantau perkembangan pasien secara terus-menerus, dengan menganalisis perubahan kecil dalam data medis yang mungkin tidak terlihat oleh mata manusia. Dengan demikian, jika ada tanda-tanda kondisi pasien memburuk, AI dapat segera memberi peringatan kepada dokter untuk mengambil tindakan yang diperlukan sebelum situasi menjadi lebih kritis.” ungkap Dr. Husnul.

Sebagai penutup, Dr. Husnul menyoroti pentingnya peran akademisi, terutama di Universitas Muhammadiyah Gombong, dalam mengembangkan riset dan inovasi berbasis AI. Menurutnya, Unimugo siap menjadi pionir dalam pengembangan teknologi AI di sektor kesehatan.

“Kami siap menjadi pionir dalam penerapan AI di sektor kesehatan, dengan tujuan menciptakan solusi berkelanjutan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tutupnya. (K24/Ilham).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com