KEBUMEN, Kebumen24.com – Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kebumen, Gus Fachrudin Achmad Nawawi, menegaskan pentingnya bulan Muharram dalam sejarah Islam. Ia mengajak seluruh umat muslim untuk merenungkan dan mengambil hikmah dari berbagai peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan ini.
“Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang sangat mulia dalam kalender Hijriyah. Banyak peristiwa penting yang terjadi di bulan ini, yang memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam,” ujar Gus Fachrudin, melalui rilisnya, Sabtu 6 Juli 2024.
Gus Fachrudin menjelaskan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan Muharram, salah satunya Hijrah Nabi Muhammad SAW. Dimana, Bulan Muharram menandai dimulainya tahun baru Hijriyah, yang mengambil momen hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.
‘’Peristiwa ini menjadi titik balik penting dalam sejarah Islam, yang membawa perubahan besar dalam penyebaran ajaran Islam. Hijrah ini bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan juga sebuah transformasi spiritual dan sosial yang sangat signifikan,’’jelasnya.
Bulan Muharrom juga mengingatkan peristiwa paling berkesan yakni tragedi Karbala. Pada tanggal 10 Muharram, cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Husain bin Ali, bersama keluarganya, gugur sebagai syuhada dalam perjuangan melawan kezaliman.
‘’Peristiwa ini terus dikenang sebagai simbol keberanian, pengorbanan, dan perjuangan dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan,’’imbuhnya.
Selain itu, Gus Fachrudin juga mengingatkan pentingnya puasa Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki nilai ibadah yang tinggi dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. “Puasa Asyura adalah kesempatan bagi kita untuk membersihkan diri dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” tambahnya.
Gus Fachrudin mengajak masyarakat, khususnya warga Nahdliyyin di Kebumen, untuk merenungkan makna dari setiap peristiwa yang terjadi di bulan Muharram.
“Kita harus mengambil hikmah dari setiap peristiwa ini, baik dalam konteks spiritual maupun sosial. Muharram adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT,” ungkapnya.
Lebih jauh ia menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Menurutnya, bulan Muharram adalah momen untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat solidaritas di antara umat Islam.
“Mari kita jadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat solidaritas di antara kita,”ajaknya.
Gus Fachrudin menambahkan Muharram adalah bulan yang penuh berkah dan rahmat. Di mana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunah, sedekah, menyatuni anak yatim piatu serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
‘Bulan Muharram adalah waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah. Termasuk untuk mengevaluasi dan memperbaiki diri.
‘’ Untuk itu, umat muslim terutama generasi muda, agar lebih aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Dalam bulan ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan berbuat kebaikan, dengan harapan dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari,’’tuturnya.
Beberapa amal baik yang dapat dilakukan antara lain:
Puasa: Puasa pada tanggal 1 Muharram sangat dianjurkan karena diyakini dapat menebus dosa tahun sebelumnya dan menyucikan jiwa. Puasa merupakan cara untuk memulai tahun baru dengan rasa disiplin diri dan ketakwaan.
Memberikan sedekah: Memberikan sedekah, yang dikenal sebagai sedekah, adalah cara lain untuk mendapatkan berkah pada 1 Muharram. Baik itu menyumbangkan makanan kepada yang kurang mampu, anak yatim piatu atau memberikan sumbangan untuk kegiatan amal lainya.
Membaca Al-Quran: Membaca dan merenungkan ayat-ayat Al-Quran pada tanggal 1 Muharram merupakan praktik yang membangkitkan semangat spiritual. Hal ini membantu dalam mencari petunjuk, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Memohon ampun: Memohon ampun atas kesalahan dan kekurangan di masa lalu sangat penting pada tanggal 1 Muharram. Ini adalah waktu untuk merenungkan tindakan seseorang, mencari pertobatan, dan berusaha menjadi orang yang lebih baik di tahun mendatang.
Gus Fachrudin menekankan pentingnya mengawali tahun baru dengan niat yang mulia dan amal saleh. Ia meyakini bahwa melakukan perbuatan baik pada 1 Muharram akan memberikan dampak positif bagi tahun-tahun berikutnya dan mendatangkan berkah serta petunjuk dari Allah.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















