SEJARAH

Sejarah Taman ‘’Kupu Tarung’’ di Kebumen, Ternyata dulu Tempat Terjadinya Perang Tanding KRAT Kolopaking IV dan Adipati Aroengbinang IV

17890
×

Sejarah Taman ‘’Kupu Tarung’’ di Kebumen, Ternyata dulu Tempat Terjadinya Perang Tanding KRAT Kolopaking IV dan Adipati Aroengbinang IV

Sebarkan artikel ini
Foto : Taman (Patung) "Kupu Tarung" di sekitar Simpang Tugu Lawet (Dok: Lintas Kebumen).

KEBUMEN, Kebumen24.com – Istilah ” Kupu Tarung” bagi sebagian masyarakat Kebumen khususnya generasi ‘pra millenial’ mungkin tidak asing lagi. Ini karena sebutan “Kupu Tarung” masih sangat populer dikala itu untuk menyebut perempatan yang saat ini didirikan tugu lawet.

Namun umumnya mereka juga tidak paham kenapa tempat itu disebut Kupu Tarung karena memang minim sekali referensi tentang sejarah Kupu Tarung. Begitu pun cerita-cerita legendanya juga jarang bahkan boleh dibilang tidak pernah kita dengar dari para sesepuh.

Dikutip dari laman website remsi https://disperkimhub.kebumenkab.go.id menyebutkan, ditulis dari Teguh Hindarto, MTh, Peminat Kajian Theologi, sejarah dan fenomena sosial Kebumen menjelaskan bahwa istilah Kupu Tarung merupakan sebutan dari tempat terjadinya perang tanding yang cukup sengit antara KRAT Kolopaking IV melawan Adipati Aroengbinang IV pada tahun 1831. Yakni tempat dimana sekarang berdiri Tugu Lawet.

Peperangan tersebut berakhir dengan gugurnya KRAT Kolopaking IV karena ditembak oleh pasukan Belanda dari belakang. Untuk mengenang dan mengingatkan kembali kisah masa lalu, sekarang di tempat tersebut dibangun Taman Kupu Tarung berdampingan dengan Tugu Lawet yang sudah menjadi ikon Kabupaten Kebumen.

Taman Kupu Tarung itu dibangun pada sekitar tahun 2019 lalu.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.