Ngabuburit, Ponpes Alhasani Ajak Mantan Preman Tadarus Alquran

oleh -

KEBUMEN, Kebumen24.com – Ada yang menarik dilakukan Pondok Pesantren Alhasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen, saat ngabuburit nunggu waktu berbuka puasa Ramadhan. Yakni dengan cara mengajak puluhan mantan preman yang telah insyaf untuk Tadarus Alquran.

Seperti yang dilakukan Rabu, 13 Maret 2024, sore. Tadarus dilakukan di tempat terpisah dengan santri umum lainya, yaitu di Gubuk yang masih satu Komplek dengan pondok.

Dengan bimbingan langsung oleh Pengasuh Pondok, Gus Asyhary Muhammad Alhasani, satu persatu para mantan preman yang tergabung dalam Forum Anak Jalanan Insyaf, Mengaji (Fajim) itu membaca alquran. Sedangkan yang lainya menyimak dengan penuh khidmat.

Gus Asyhary Muhammad Alhasani yang sekaligus Pengasuh Santri Fajim menjelaskan, para mantan anak jalanan ini memiliki masa lalu kelam yang berbeda beda. Bahkan sebagian merupakan para mantan narapidana dengan kebanyakan kasus narkoba dan kasus lainya.

Adapun tadarus ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mereka agar lebih mendekatkan diri kepada agama serta memperoleh pahala dan berkah di bulan suci Ramadan. Ini juga sekaligus untuk melatih mereka agar istiqomah menjalankan ibadah puasa dan merasakan manfaat spiritual untuk kehidupan sehari hari.

‘’ Jadi kami ingin memberikan kesempatan kepada mereka yang pernah memiliki masa lalu kelam agar lebih mendekatkan diri kepada agama serta memperoleh pahala dan berkah di bulan suci Ramadan. Harapanya mereka dapat merasakan manfaat spiritual dan memperoleh pembelajaran yang bermanfaat untuk kehidupan sehari hari,’’terang Gus Harry.

Selain itu, Tadarus Alquran diharapkan dapat menjadi inspirasi di momen yang penuh berkah ini. Dimana, masyarakat bisa melihat bagaimana seseorang dapat berubah dan lebih mendekatkan diri pada Allah.

‘’ Kebersamaan dalam tadarus Alquran juga dapat menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara sesama umat muslim. Semoga dapat memberikan motivasi dan semangat bagi banyak orang untuk terus meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri pada Allah, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,’’imbuh Gus Harry.

Disisi lain, Gus Harry mengatakan, Ponpes Alhasani merupakan pesantren yang bukan hanya memberikan tempat kepada santri umum saja yang ingin belajar mengaji ilmu agama. Namun juga memberikan ruang kepada para preman yang ingin insyaf kembali ke jalan yang benar.

Para preman yang telah insyaf akan diberikan bimbingan, baik ilmu agama maupun wirausaha. Salah satunya dengan membuat Sablon baju dan Jas hujan. Harapnya para santri khususnya yang berlatar belakang anak jalanan itu nantinya bisa lebih semangat belajar ilmu agama dan memiliki keterampilan berusaha.

“Selain ilmu agama, disini mereka juga kita arahkan untuk bagaimana bisa bekerja mencari rizki yang halal. Salah satunya dengan usaha membuat sablon baju dan jas hujan. Semua ini kita lakukan semata mata agar mereka bisa kembali ke jalan yang benar dan bisa bermamfaat bagi dirinya,”ucap Gus Harry.

Sementara itu, salah satu mantan anak jalanan Budi mengatakan telah banyak perubahan dalam hidupnya selama belajar menimba ilmu agama di Ponpes Alhasani. Sebelumnya, ia mengaku sering terlibat dalam kegiatan negatif serta berada di jalanan. Namun, dengan tekad dan kegigihan, ia kini lebih memilih untuk mendekatkan diri pada agama serta meningkatkan ibadahnya, utamanya di Bulan Ramadhan ini.

‘’Alhamdulilah selama belajar di sini, saya banyak menemukan kedamaian, terutama dengan tadarus alquran di bulan Ramadhan ini, Hati saya menjadi tenang, dan alhamdulilah sudah bisa meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dulu terkadang membuat resah masyarakat,” ungkapnya.

Budi  menuturkan setelah mengenal Alquran, hidupnya menjadi lebih tentram dan penuh kebahagiaan. Ini dikarnakan, sebelumnya hampir sama sekali belum pernah belajar alquran.

‘’ Saat saya masih dijalanan, jangankan tadarus alquran, puasa pun hampir tidak pernah sama sekali,’’ujarnya.(K24/*).

Tonton Videonya :

Tentang Penulis: Redaksi Kebumen24.com

Gambar Gravatar
Berita Kebumen Terkini

Terimakasih telah mengikuti portal berita kami

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.