PertanianPolitik

Berkunjung ke Kebumen, Yeni Wahid Kenalkan KTP Sakti Besutan Ganjar-Mahfud

1210
×

Berkunjung ke Kebumen, Yeni Wahid Kenalkan KTP Sakti Besutan Ganjar-Mahfud

Sebarkan artikel ini

KLIRONG, Kebumen24.com- Putri kedua KH. Abdurahman Wahid alias Gusdur yakni Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid berkunjung ke Kabupaten Kebumen. Kunjungannya ini tidak lain hanyalah untuk memperkenalkan KTP sakti besutan capres Cawapres Ganjar-Mahfud.

Putri kedua Gusdur ini mengunjungi Kebun Jambu Kristal di Desa Jogosimo Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen. Selasa sore, 9 Januari 2024, kemarin. Ia terjun langsung, untuk mendengar keluhan dan menampung aspirasi petani, seperti langkanya pupuk, dan rendahnya harga jual hasil pertanian.

Dikatakan, ada 40,6 juta petani di Indonesia yang selama ini merasa sendirian dengan kurangnya perhatian dari negara. Padahal, petani  ini merupakan penopang ketahanan pangan di Indoensia. Menurutnya dengan KTP sakti ini akan menggantikan kartu tani, yang akan menjawab semua permasalahan pada para petani selama ini.

‘’ Jadi kedatangan saya ke Kebumen untuk mewakili pasangan Ganjar Pranowo–Mahfud MD untuk memperkenalkan KTP Sakti, program unggulan dari Ganjar-Mahfud, apabila terpilih nantinya. KTP Sakti ini mampu menjawab keresahan para petani, terkait sulitnya mendapatkan pupuk, dan rendahnya harga jual hasil pertanian,’’jelasnya.

Yeni Wahid mengatakan apa yang harus dihadapi pemerintah kedepan untuk membantu petani. Ia menilai bagaimanapun Indonesia ini ketahanan pangannya ditopang oleh petani, petani adalah pihak-pihak di garda terdepan untuk memastikan ketahanan pangan Indonesia

‘’ Kemandirian pangan Indonesia karena itu negara harus hadir untuk membela mereka ada 40,6 juta petani di Indonesia selama ini mereka merasa sendirian, selama ini mereka merasa perhatian negara sangat minim sekali jadi negara harus hadir dan program programnya paslon tiga ganjar mahfud itu nyata buat para petani karena kita menginginkan petani itu sejahtera,’’imbuhnya.

Yeni menuturkan, Petani harus difasilitasi dan dibantu ketersediaan pupuk, lalu memastikan ada offtaker ada yang mengambil produk pertaniannya. Terlebih mereka sudah fokus dengan hasil pertanian.

‘’ Disitulah negara harus hadir, ada program KTP sakti nanti disana akan membuat petani lebih tetap sasaran subsidi pupuk nya, kebutuhan petani juga lebih mudah dipahami oleh negara , tadi saya mendengarkan banyak sekali keluhan dan ini sangat bermanfaat buat kita untuk menyaring aspirasi terutama langsung dari masyarakat, yang berurusan langsung dengan masalah masalah pertanian,’’pungkasnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.