KEBUMEN, Kebumen24.com,- Ribuan guru yang tergabung dalam Forum Guru Sertifikasi Non Inpasing memgirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk mengadukan nasib mereka. Para guru ini meminta hak mendapatkan penghidupan yang layak dengan diterbitkannya SK Inpasing oleh pemerintah (Kemenag RI).
Setidaknya sudah ada 7000 surat yang dikirimkan kepada Presiden, dan gelombang pengiriman akan terus berlanjut melalui kantor Pos di setiap masing masing daerah anggota FGSNI di seluruh Indonesia. Pengiriman ini bertujuan untuk meminta kepada Presiden Jokowi agar memperhatikan kesejahteraan Guru madrasah swasta di lingkungan Kementrian Agama.
Ketua FGSNI Pusat Agus Mukhtar melalui sambungan whatsapp menuturkan para guru yang telah mengirimkan surat saat ini terpantau dari berbagai daerah seperti Kebumen, Jombang, Batang Jateng, Cilegon Jabar Lamongan, Jawa Timur maupun dari kota kota lainya di seluruh Indonesia. Dimana dalam 2 sampai 3 hari kedepan, seluruh anggota FGSNI di Indonesia akan berkirim surat kepada Presiden tentang nasib mereka. PT Pos Persero dalam beberapa hari kedepan akan mendapatkan sekitar 250 juta surat, untuk dikirmkan ke Presiden.
Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kekompakan para guru, utamanya anggota FGSNI di Indonesia untuk terus Berjuang diterbitkannya SK Inpasing. FGSNI Pusat, tentunya sangat mengapresiasi progres anggota dalam melaksanakan program bersurat kepada Presiden.
‘’ Jadi program tersebut akan memantik semangat FGSNI pusat untuk terus melakukan upaya serius dalam meraih hasil perjuangan, yakni dengan terbitnya SK Penyetaraan pangkat dan golongan (Inpassing) sebagaimana pangkat dan golongan guru Pegawai Negeri Sipil (GPNS).’’ujarnya.
Sementara itu, salah seorang ketua FGSNI Kabupaten Wonosobo Sobihan, S. Pd. I disela pengeposan surat keluhan kesejahteraan Guru Madrasah mengatakan selama 15 tahun mengajar sebagai seorang guru swasta di madrasah, seakan masih di anak tirikan oleh negara. Pemerintah, hingga saat ini dirasa masih kurang perduli dengan kesejahteraan para guru madrasah di Indonesia.
‘’Melalui surat ini para guru berharap pemerintah bisa membuka mata, terhadap nasib para guru yang telah mencerdaskan anak bangsa. Kami meminta agar segera menerbitkan SK Inpasing untuk guru guru yang telah mengabdi untuk negeri ini.’’ucapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua FGSNI Kota Tangerang Sobihan. Dikirimaknya surat ini untuk mengadukan nasib ini adalah langkah nyata bagi para guru madrasah, untuk mendapatkan haknya. Surat ini mmerupakan sebagai wujud kekompakan untuk menyatukan misi yakni terbitnya SK Inpasing sebagai perjuangan akhir.
” Bersurat ke jokowi terkait kesejahteraan Guru madrasah merupakan usaha nyata dan akhir bagi kami didalam mendapatkan hak hak kami sebagai guru, pahlawan tanda Jasa,” jelasnya.(k24/IMAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















