KEBUMEN, Kebumen24.com – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia(GMBI) Kebumen menggelar Aksi massa menyuarakan ketidakpuasannya terhadap keputusan Bawaslu Kebumen terkait adanya perangkat desa yang merangkap jabatan sebagai penyelenggara pemilu.
Aksi dilakukan di depan Kantor Bawaslu dan Gedung Setda Kabupaten Kebumen baru baru ini. Mereka datang membawa bendera merah putih dan ingin menemui Bupati, serta melakukan orasi.
Ketua GMBI Kebumen Puput yudha prasetya mengatakan, aksi di depan kantor Setda Kebumen ini di maksud untuk menemui Bupati. Namun hanya ditemui oleh kepala Kesbangpol kebumen.
Ia menegaskan akan megerahkan massa lebih banyak lagi dengan menghadirkan anggota GMBI Jawa tengah, jika aspirasinya tidak didengar. Menurutnya, merangkap jabatan seorang perangkat tidak mungkin bisa bekerja secara maksimal.
‘’ Saya yakin jika dobel jabatan, perangkat tida mungkin bisa kerja dengan penuh waktu, dan jika ini dilakukan pastinya akan merepotkan instansi mereka bekerja.’’ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kebumen Arif Supriyanto mengatakan, pihaknya tidak terpengaruh oleh tekanan pihak lain dalam proses seleksi penyelenggara pemilu ditingkat kecamatan maupun desa. Termasuk meminta berkomitmen kerja penuh waktu.
‘’Jika tidak bisa maka sebaiknya memilih salah satu, karena tidak ada larangan bagi perangkat desa untuk menjadi penyelenggara pemilu.’’jelasnya.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















