KEBUMEN, Kebumen24.com,- Dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2023, Polres Kebumen memiliki sejumlah cara agar masyarakat lebih tertib berlalulintas. Salah satunya dengan membagikan bingkisan special kepada pengendara yang taat mematuhi aturan lalulintas.
Bingkisan itu diberikan diberikan langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Burhanudin, kepada pengendara yang melintas di seputaran Tugu Lawet, Rabu 8 Februari 2023. Sedangkan bingkisan yang diberikan adalah berupa Jamu, susu, susu, biskuit dan sayur mayur.
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin menuturkan dalam operasi keselamatan Candi 2023 ini, Polres Kebumen mengedepankan langkah preventif dan preemtif. Pihaknya juga lebih mengutamakan sosialisasi keselamatan lalulintas kepada masyarakat.
Dijelaskan, pemberian susu kepada anak, serta sayur mayur ini sebagai bentuk dukungan Polri kepada Pemerintah untuk menekan angka kasus stunting di Kebumen.
‘’Kegiatan ini bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2023, dan kami memberikan bingkisan kepada pengendara yang tertib berlalulintas sebagai bentuk apresiasi. Bingkisan yang diberikan adalah berupa Jamu, susu, susu, biskuit dan sayur mayur. Ini sekaligus untuk mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan stunting,” ujarnya.
Adapun pembagian Jamu agar para pengendara lebih sehat dan tidak mudah lelah. Dengan begitu mereka bisa lebih berkonsentrasi dalam berkendara. Untuk data jumlah pelanggar lalulintas hingga saat ini tercatat sekitar 150 pengendara.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Tejo Suwono menambahkan, ada beberapa titik ETLE yang diberlakukan untuk mendukung operasi keselamatan Candi 2023. Termasuk dilakukan pula penilangan manual khususnya di wilayah yang belum terpantau CCTV.
‘’ Ada beberapa pelanggaran yang akan dilakukan penindakan tilang bagi pengendara. Yakni, pelanggaran secara kasat mata diantaranya kendaraan dengan knalpot brong, tidak memakai helm dan juga tidak memakai plat nomor kendaraan.’’terangnya.
Untuk itu, masyarakat dihimbau agar selalu tertib saat berkendara. Salah satunya dengan menyiapkan perlengkapan seperti surat surat kendaraan, SIM dan helm bagi kendaraan roda dua. Pengendara juga tidak diperbolehkan menggunakan knalpot brong, karena mengganggu kenyamanan lingkungan.
” Tertib berlalu lintas yang ada di Kabupaten Kebumen, yang kedua untuk menurunkan tingkat Fatalitas korban kecelakaan, yang ketiga menindak pelanggaran,” jelasnya.
Tejo mengatakan, beberapa sasaran prioritas dalam Operasi Keselamatan Candi Tahun 2023 yang perlu diketahui warga masyarakat. Diantaranya pengemudi yang menggunakan handphone, pengemudi yang masih di bawah umur, selanjutnya pengendara motor tidak menggunakan helm SNI.
Kemudian tidak mengenakan sabuk keselamatan bagi pengendara mobil dan juga pelanggaran yang bisa dilakukan penilangan. Pengendara dalam pengaruh minuman alkohol, pelanggaran rambu-rambu lalu-lintas, pelanggaran kendaraan yang tidak sesuai, serta kendaraan tidak laik jalan.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















