KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2023, para insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen menggelar sejumlah rangkaian kegiatan, salah satunya malam tasyakuran. Kegiatan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian santuan kepada puluhan anak yatim piatu.
Acara berlangsung penuh khidmat di Sasana Pembiwara Diskominfo Kebumen,Rabu, 8 Februari 2023, malam. Hadir secara langsung Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Kepala Kantor Kemenag Kebumen Ibnu Asaduddin, Kepala Diskominfo Sukamto dan sejumlah OPD, Tokoh Masyarakat, serta para wartawan dari media cetak, online hingga Elektronik.
Ketua PWI Kebumen Supriyanto mengatakan, kegiatan ini rutin digelar setiap malam tanggal 9 Februari atau bertepatan dengan hari ulang tahun pers. Peringatan HPN mengangkat tema ‘Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat’ ini digelar atas kerjasama dengan Diskominfo Kebumen.
Adapun pemberian santunan sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap sesama. Santunan diberikan dalam bentuk uang saku dan paket sembako.
‘’Malam tasyakuran merupakan agenda rutin tahunan kami. Malam ini kami juga berikan santuan anak yatim dan pemberian paket sembako. Ini dilakukan atas dukungan sejumlah pihak, Mulai dari Pemkab Kebumen, PDAM Kebumen, Polres Kebumen dan donatur lainya,’’jelasnya.
Supriyanto menambahkan, HPN selalu diperingati pada tanggal 9 Februari. Peringatan HPN Jawa Tengah nantinya akan diselenggarakan di Semarang, sedangkan untuk agenda nasionalnya akan diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam sambutanya memuji peran media yang selama ini terus aktif mendukung pembangunan di Kebumen, terutama kemajuan di sektor wisata. Menurutnya, industri wisata Kebumen kini mengalami banyak peningkatan.
“Berkat dukungan insan pers industri pariwisata di Kebumen semakin maju, semakin dikenal oleh masyarakat luas. Di Jawa Tengah Kebumen sudah masuk nomor ke tiga wisata dengan pengunjung terbanyak, ini patut kita banggakan dan apresiasi,” ujar Bupati.
Bupati mengatakan, sebagai mitra strategis pemerintah, dunia pers masih sangat dibutuhkan perannya untuk menyebarkan berita-berita yang benar. Terlebih dengan semakin derasnya informasi di dunia maya, produk pers disebut sebagai media yang sampai saat ini masih dipercaya kredibilitasnya.
“Sekarang kita ini kebanjiran informasi, sudah sangat sulit membedakan mana yang benar, mana yang salah. Karena dengan media sosial semua orang bisa memberitakan sendiri informasi yang didapat, tanpa filter. Padahal itu bukan bagian dari produk pers. Produk pers satahu saya ada tata aturannya, legalitasnya jelas, itu yang masih kita percayai dalam menyampaikan informasi yang benar,” terangnya.
Dalam proses pembangunan ini, Bupati menyadari masih banyak kekurangan. Ia pun sangat terbuka dan memberikan kebebasan kepada pers untuk menyampaikan kritik atau masukan kepada pemerintah. Sebab, dengan pengawasan itu kinerja pemerintah diharapkan bisa semakin baik.
“Kalau ada program yang belum tercapai, atau hasilnya kurang baik, ada indikasi kecurangan, kalau itu memang benar, faktanya seperti itu sampaikan saja, tidak apa-apa, biar ini menjadi menyemangat kita untuk bekerja lebih baik,” tandasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















