Pemerintahan

Ciptakan Suasana Guyup Rukun, Kemenag Kebumen Bentuk Agen Moderasi Kerukunan Umat Beragama

1311
×

Ciptakan Suasana Guyup Rukun, Kemenag Kebumen Bentuk Agen Moderasi Kerukunan Umat Beragama

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebagai upaya terciptanya suasana yang damai, guyup rukun dan meningkatkan rasa toleransi antar warga, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen membentuk Agen Moderasi Kerukunan Umat Beragama. Pembentukan ditandai dengan pengkuhuan dan Deklarasi Kerukunan Umat Beragama.

Kegiatan berlangsung di MTS N 1 Kebumen, Jumat 9 Desember 2022. Kegiatan sekaligus launching Madrasah Metaverse dan pemberian Bea siswa kepada 920 pelajar dan deklarasi satuan pendidikan ramah anak Raudhatul Athfal.

Hadir secara langsung Staf Khusus Menteri Agama RI Wibowo Prasetyo, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Drs H A Saifullah M Ag, Direktorat KSKK dan Bupati Kebumen yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Yanie Giat Setyawan S Sos serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H Ibnu Asaduddin SAg MPd.

Ibnu Asaduddin menjelaskan, kegiatan ini sekaligus dalam rangka peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke 77, dan mendukung terwujudnya Kebumen Semarak, atau sejahtera, mandiri, berakhlak bersama rakyat.

Selain itu, Deklarasi ni merupakan bagian dari salah satu program prioritas Kementerian Agama dari tujuh lainya. Diantaranya, Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi Kantar Urusan Agama (KUA), Cyber Islamic University (Perguruan Tinggi Keagamaan), Kemandirian Pesantren, Religiosity Index dan Pencanangan Tahun Toleransi 2022.

‘’ Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya membangun kesadaran toleransi antar umat beragama sehingga masyarakat kabupaten Kebumen hidup rukun, damai dan sejahtera. Termasuk untuk mengantisipasi terjadinya pertikaian dan konflik diantara umat beragama, ” Ujar H. Ibnu.

Disisi lain ia menuilai, manfaat toleransi yang paling penting adalah menciptakan keharmonisan dan kedamaian. Dengan begitu tercipta kondusifitas pelaksanaan seluruh program – program pemerintah utamanya di kabupaten Kebumen.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama RI Wibowo Prasetyo memyambut baik dan mengapresiasi Deklarasi ini. Ia berharap ini bisa menjadi contoh daerah lain dalam mencipatakan kerukunan, tolerasi antar umat beragama.

‘’ Kami tentu memberikan apresiasi yang setinggi tingginya, semoga ini bisa menjadi contoh daerah lain dalam mencipatakan kerukunan, tolerasi antar umat beragama. Guyup Rukun tidak konflik aman dan damai,’’ucapnya.

Disisi lain, Wibowo juga menyebutkan soal kasus yang terjadi di Polsek Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, kemarin, harus menjadi perhatian atau warning bersama bahwa masih ada kelompok kelompok yang menginginkan perpecahan antar umat beragama. Ini diharapkan jangan sampai terjadi, khususnya di Kebumen.

‘’ Ini harus menjadi warning bahwa masih ada kelompok kelompok yang ingin memeecah belakan umat, dengan mengatasnamakan agama untuk kepentingannya. Ini harus kita perangi dan tidak boleh takut,’’pesannya.

Untuk itu, ia mendukung dan percaya dengan langkah langkap Polri dalam mengatasi kasus tersebut. Termasuk memberikan pengamanan kepada masyarakat.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.