KEBUMEN, Kebumen24.com,- Ditengah masa pemulihan ekonomi pasca digempur wabah covid 19. Masyarakat, kini harus kembali menanggung beban karna adanya kenaikan harga BBM dari pemerintah. Ini dinilai akan berdampak pada melemahnya ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tri Mulyantoro, melalui pesan singkatnya, Selasa 6 September 2022. Ia mengaku sangat menyayangkan keputusan pemerintah menaikan harga BBM.
‘’Pemerintahan harusnya lebih peka terhadap masyarakatnya, dimana perekonomian mereka saat ini baru saja mulai bergerak, kalau ditambah dengan kenaikan harga BBM, bisa dipastikan geliat perekonomian mereka akan menurun kembali,’’ujarnya.
Lebih lanjut menurutnya, dampak kenaikan harga BBM pasti berimbas pada harga kebutuhan pokok. Ini dikarenakan biaya transportasi dan produksi bagi para pelaku UMKM juga bertambah.
” Dengan kenaikan BBM akan berefek terhadap kenaikan lainya, misal transportasi, harga harga kebutuhan, misal sayur mayur, beras, telur, biaya produksi,” ujarnya.
Disisi lain Tri Mulyantoro menyebutkan, meski pemerintah akan memberikan Bantuan Sosial terhadap masyarakat terdampak, namun hal tersebut dirasa masih belum cukup. Terlebih Bansos hanya diberikan sesaat, dan data yang dimiliki pemerintah dirasa masih banyak belum tepat sasaran.
‘’ Apalgi masih sering terjadi persoalan data yang tidak valid. Sehingga, penyaluran bantuan tersebut terkadang kurang tepat sasaran.’’imbuhnya.
Untuk itu, pihaknya meminta kepada pemerintah agar lebih peduli dan berempati kepada masyarakat, dengan cara membatalkan kenaikan harga BBM. Tentunya agar perekonomian masyarakat bisa kembali pulih, dan kebutuhan pokok masyarakat bisa kembali stabil.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















