EkonomiPemerintahan

Sempat Tutup Karna Pandemi, Pasar Perengkali Desa Grenggeng Kembali Buka

1513
×

Sempat Tutup Karna Pandemi, Pasar Perengkali Desa Grenggeng Kembali Buka

Sebarkan artikel ini
Foto Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, saat berkunjung Minggu 28 Agustus 2022.

KARANGANYAR, Kebumen24.com –Sempat ditutup karna pandemi Covid-19, Pasar Pereng Kali di Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar Kebumen kini resmi dbuka kembali. Bahkan, pembukaan pasar yang terkenal dengan jajanan tradisional ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Minggu 28 Agustus 2022.

Untuk meramaikan pasar, pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai hiburan kesenian desa setempat. Tak hanya itu, pasar juga dimeriahkan dengan berbagai jenis lomba dalam rangka HUT RI Ke 77 dan Hari Jadi Kebumen ke 393 serta Desa Grenggeng ke 98.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati sengaja datang ke Pasar tersebut. Bahkan ia juga sempat memborong kepeng yang merupakan alat transaksi yang digunakan di Pasar tersebut.

Selain itu, Wabup juga berkesempatan mencicipi beraqgam aneka kuliner yang dijual para pedagang pasar. Termasuk bernyanyi bersama masyarakat dengan iringan grup Band dari Karang Taruna desa setempat.

Disela sela kegiatan, Wabup Rista mengatakan pasar ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa untuk membangkitkan perekonomian masayarakat. Menurutnya, jika ekonomi terus didorong dengan baik maka masyarakat akan menjadi sejahtera.

“Sesuai dengan tema Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”, tentunya ini berlaku bagi semua bidang dan semua lini, agar nanti tidak hanya kesehatan saja yang pulih dan bangkit , teteapi ekonomi , kebudayaan dan semuanya sehingga masyarakat bisa lebih kuat dan lebih sejahtera”, ungkapnya.

Lebih lanjut Wabup berpesan agar program-program dan inovasi yang dilakukan pemerintah Kabupaten dan desa harus didukung masyarakat. Dengen begitu dapat terjalin sinergitas yang baik sehingga pergerakan ekonomi masyarakat bisa berjalan sesuai harapan.

“Harapanya masyarakat juga ikut berperan, karena harus bersinergi antara masyarakat, pemdes dan pemerintah kabupaten sehingga gayung bersambut kemudian ekonominya terus bergerak sehingga bisa mewujudkan Kebumen yang semarak”, imbuhnya.

Sementara itu Kades Grenggeng Eri Listiawan mengatakan Pasar Perengkali ini bakal digelar secara rutin setiap Minggu Manis. Meski baru kembali buka, namun antusias pengunjung cukup tinggi, sehingga tak heran jika penjualan kepeng bisa mencapai sekitar Rp13 juta.

Eri menambahakan, Pasar ini merupakan wisata kuliner yang menjajakan bearagam kuliner tradisional  bebas dari bahan kimia dan tidak menggunakan plastic. Digunakanya kepeng yeng yang terbuat dari anyaman pandan tersebut sebagai alat transaksi sehingga dapat dengan mudah memantau dan mengontrol perputaran ekonomi di pasar tersebut.

“Pasar Pereng sebagai media pembelajaran bukan semata mata hanya menjajakan wisata kuliner tetapi menjadi ruang untuk belajar bagi para pemuda desa setempat untuk belajar di bidang perekonimian”, pungkasnya.(k24/arta).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com