TRADISI

Gelar Tradisi Cio Ko, Warga Tionghoa Kebumen Bagikan 4,5 Ton Beras ke Masyarakat

1160
×

Gelar Tradisi Cio Ko, Warga Tionghoa Kebumen Bagikan 4,5 Ton Beras ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com,- Usai pandemi melandai, Tradisi Cio Ko atau sembahyang rebutan kembali digelar oleh Warga Tionghoa Kebumen kembali menggelar. Bahkan kali ini, kegiatan juga di isi membagikan 4,5 ton beras dan mie instan kepada 850 warga masyarakat.

Acara berlangsung meriah, di Klenteng Tri Darma Kong Hwie Kiong Jum’at, 12 Agustus 2022. Hadir Kapolres Kebumen AKBP Burhanudin, Kajari Kebumen Fajar Sukristiawan dan Ketua yayasan Tri Dharma Kong Hwie Kong Sugeng Budiawan.

Sugeng menuturkan, kegiatan ini sejatinya hampir sama dengan tradisi nyadran dikalangan masyarakat Jawa. Ini dimaksud untuk menyembayangi arwah arwah yang tidak terurus oleh keluarganya.

Dalam tradisi tersebut, warga Tionghoa melakukan persembahyangan dengan membakar hio atau dupa dan menghias altar dengan berbagai macam makanan dan buah buahan. Usai sembahyang, para warga membakar uang arwah sebagai sesembahan untuk bekal para arwah menyebrang ke akhirat.

” Ini sembahyang rebutan,  kalau jawanya ya nyadran untuk arwah arwah yang tidak terurus oleh keluarganya kita sembayangi,” ucapnya.

Adapun pembagian beras dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap masyarakat kususnya yang kurang mampu. Termasuk berbagi rezeki kepada masyarakat.

” Jumlahnya 4,5 ton untuk warga sini semua lingkungan sekitar Klenteng, setiap tahun dilaksanakan, kesatu kita untuk menyembayangi arwah, yang kedua kita berbagi rejeki, 850 kupon, satu paketnya beras 5 kg sama sarimi 5, betul itu dibagi kuponya agar tertib semuanya dapat tidak umpel umpelan dan tidak ada korban berdesak desakan,” jelasnya. (k24/IMAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com