KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com,- Eka Saputra, salah satu Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) sukses mengembangkan usaha jamur tiram dan jamur kuping. Ini ia lakukan disela sela kesibukannya berkuliah dan bekerja.
Mahasiswa jurusan Agribisnis yang saat ini menginjak semester 8 ini membuka usahanya pada tahun 2018 silam, tepatnya saat ia mulai berkuliah di Universitas Terbuka. Saat itu, ia menginginkan bisa langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat di perkuliahan melalui usaha jamur yang dirintisnya.
Bahkan saat ini, usahanya tersebut sudah menghasilkan jutaan rupiah dan banyak dari anak sekolah hingga mahasiswa yang belajar bagaimana cara untuk membudidayakan jamur tersebut. Disamping kesibukannya menggeluti dunia usaha, ia juga bekerja sebagai tenaga honorer di BPS Kebumen.
Eka menuturkan dengan berkuliah di UT bisa lebih membagi waktu antara usaha dan bekerja. Terlebih, dalam membuka usaha ia juga didukung penuh oleh kedua orang tuanya, yang membantu dalam perawatan jamur.
Untuk pemasaran, ia mengaku cukup mudah dengan memanfaatkan media sosial, dan biasanya banyak yang datang langsung ke tempatnya untuk membeli jamur hasil budidayanya. Dimana setiap harinya, mampu memroduksi 10 Kg jamur, dan dijual Rp 15 ribu perkilogram.
“Penghasilan si belum di bukukan tetapi ya harian ya bisa masuk kalo panen bjsa 10 kiloan dikali 15 ribu,” Jelasnya.
Eka mengaku bisa mengembangkan usahanya ini karena perkuliahan di UT cukup fleksibel. Sehingga mudah dalam membagi waktu, antara belajar dan usaha.
‘’Yang terpenting adalah bisa membagi waktu, sehingga antara usaha dan kuliah bisa berjalan seiring. Tentunya, bisa menyinkronkan ilmu antara praktek dan terori selama didapat dalam perkuliahan.’’imbuhnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















