KEBUMEN, Kebumen24.com – Demensia dini atau istilah kedokteran pikun di usia muda, ini biasa ditandai dengan berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir, kesulitan dalam memahami sesuatu, serta menurunnya kecerdasan mental. Umumnya kondisi ini menyerang lansia berusia di atas 65 tahun.
Namun dengan gaya hidup masyarakat perkotaan zaman sekarang yang serba instan, belakangan ini pikun juga dapat terjadi pada anak muda maupun orang-orang yang berusia muda. Untuk mencegah hal tersebut, Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebumen memiliki cara khusus, yakni dengan latihan menulis dan pendampingan lansia.
Kegiatan digelar di Pendopo Kelurahan Kebumen, Selasa 14 Juni 2022. Acara menghadirkan dua pemateri, yaitu, Tohri selaku Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kebumen dan Yuli Susiolowati dari RS PKU Gombong.
Ketua TP PKK Kelurahan Kebumen Pramban Yanuarti kegiatan ini sengaja digelar untuk memberikan edukasi kepada Anggota PKK tentang kewaspadan dimensia dini. Termasuk bagaiamana cara mencegahnya, salah satunya dengan gemar menulis.
‘’ Penyakil lupa kan sekarang kan tidak hanya lansia saja, tapi kita yang masih muda juga terkadang sering. Jadi dengan latihan menulis semoga bisa meningkatkan daya ingat dan mengoptimalkan otak agar lebih cerdas dalam berfikir,’’ujarnya.

Sementara itu, Tohri dalam materinya menyampaikan beberapa mamfaat menulis dalam kehidupan sehari hari. Terutama untuk memperkuat daya ingat dan meningkatkan produktifitas serta kemampuan penggunaan bahasa yang baik dan benar.
Selan itu, Tohri juga menjelaskan cara agar memiliki kemampuan menulis. Salah satunya yakni dengan rajin membaca dan melakukannya rutin setiap hari. Menurutnya, dengan rajin menulis, dapat mengurangi kepikunan atau lupa.
‘’ Semakin sering menulis maka kondisi otak Anda akan semakin bagus. menulis dapat melibatkan peran otak dan membantu seseorang terhindar dari gangguan memori.’’ujarnya.(k24/arta)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















