Pemerintahan

Untuk Layanan Haji, Kemenag Kebumen Luncurkan Porgram Silanthing

3070
×

Untuk Layanan Haji, Kemenag Kebumen Luncurkan Porgram Silanthing

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk memberikan kemudahan masyarakat khususnya bagi yang ingin mengurus keperluan Haji, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kebumen membuat sebuah inovasi layanan baru bernama Silanthing, atau Sistem Informasi Layanan Terpadu Haji Keliling. Dengan layanan ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen Akan Turun Langsung Ke Kecematan Kecamatan.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kebumen Ibnu Asadudin saat menggelar Silaturahmi ke Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Selasa 5 April 2022, di Pendopo Kebumian. Turut Hadir Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih serta sejumlah OPD terkait dilingkungan Pemkab Kebumen.

Ibnu menjelaskan, Silanthing akan mulai diterapkan tahun 2022. Dimana, sistem pelayanannya terbagi menjadi Tiga Zona  berbasis domisili calon Jamaah Haji, diantaranya, Wilayah Kebumen Barat di Kua Kecamatan Gombong, Wilayah Kebumen Tengah di Kankemenag Kab. Kebumen, dan Wilayah Kebumen Timur di Kua Kecamatan Kutowinangun.

Ibnu menerangkan, bahwa berdasarkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag, setiap tahunnya ada sekitar 5000 warga Kabupaten Kebumen yang mendaftar haji. Untuk itu Ivonasi ini perlu dilakukan.

‘Setiap tahun ada sekitar 5000 calon jamaah yang mendaftar, jadi ’dengan program ini, calon jamaah haji tidak perlu repot jauh juah datang ke Kota, dan semua layanan dilayani dengan baik dan cepat. Masyarakat tidak perlu menumpuk antri, ’’ujarnya.

Kepala Kemenag mejelaskan, inovasi ini dilakukan bagian dari bentuk komitmennya, mendukung program Bupati dalam rangka mewujudkan Kebumen yang Semarak, Sejahtera, Mandiri Berakhlak Bersama Rakyat.

‘’ Ini sekaligus bagian dari Komitmen kami, mendukung suksesnya Program – Program Pemerintah Kabupaten Sesuai Visi Misi Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto S.H yaitu untuk mewujukan kabupaten kebumen yang  semarak sejahtera, mandiri berakhlak bersama rakyat.’’ucapnya.

Lebih Jauh Ibnu menjabarkan, visi Kementerian Agama 2020-2024, yakni profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.  Sedangkan salah satu misinya yaitu meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama, dan memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik Good Governance.

Untuk mewujudkan Visi Misi tersebut, Kemenag Kebumen melandasinya dengan Tiga Komitmen Kerja, yakni Kebersamaan, Berprestasi dan Menjadi Yang Terbaik. Termasuk, siap memberikan pelayanan yang Cantik atau Cepat, Akurat, Nyaman, Tertib, Ikhlas, Dan Kredibel.

Disisi lain, Kemenag juga telah menyiapkan 7 Program Prioritas yang masih dalam taraf penyusunan konsep. Diantaranya yakni Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, Kemandirian Pesantren, Religiousity Index  dan Pencanangan Tahun Toleransi 2022.

Ibnu memaparkan Inovasi lain Kemenag yaitu, CANTING BINWIN atau Cegah Anak Stunthing Melalui Bimbingan Perkawinan. Dimana, di Tahun 2022 Ini Kemenang Kebumen Telah Mengalokasikan Anggaran Untuk Memberikan Bimbingan Perkawinan Kepada 400 Calon pengantin yang terbagi dalam 20 angkatan.

Jumlah tersebut dinilai masih sangat kurang. Mengingat Rata – rata dalam satu tahun di kebumen terdapat 12.000 peristiwa pernikahan

Selanjutnya program Nandur Wit Nggo Anak Putu. Program ini telah berjalan satu tahun, yang mana rata – rata dalam setahun ada sekitar 12.000 Peristiwa Pernikahan. Artinya sudah ada sekitar 24 ribu batang pohon yang ditanam di tahun 2021.

‘’ Jumlah ini jika ditambah dengan penanaman hari amal bhakti kemenag ke 76 kami telah menanam kurang lebih sebanyak 29.000 pohon.’’imbuhnya.

Sementara untuk data di tahun 2022 sampai dengan akhir maret 2022, sudah ada sekitar 3000 pohon yang ditanam oleh pasangan pengantin. Hanya saja, hingga saat ini belum terealisasi pemberian piagam nandur wit nggo anak putu bagi pasangan calon pengantin.

‘’ Untuk itu kami mohon arahan dan bimbingan dari bapak Bupati. Seandainya kami boleh usul, maka kami usulkan agar dinas terkait di lingkungan pemkab kebumen bisa memfasilitasi pembuatan sertifikat tersebut. dalam hal ini yaitu Dinas.’’katanya.

Adapun sejumlah inovasi yang dilakukan, yaitu Kampung Dakwah Islam, JIGANG Ambal Kinasih atau Ngaji sambil Dagang, Safari Dakwah, Kampung Moderasi Beragama, Desa Sadar Kerukunan, Tahun Toleransi, Bedah Budaya dan Koin Mami Samilakor.

Ada lagi, program SIMKAH WEB (Daftar Nikah Online), SIMAS (Sistem Informasi Manajemen Masjid), SIWAK (Sistem Informasi Wakaf Produktif / Uang), LAYAK MENIKAH IJABAH (Layanan Administrasi Kependudukan Melalui Pernikahan Identitas Jadi Berubah), Revitalisasi KUA, PUSAKA SAKINAH (Sistem Ketahanan Keluarga), dan Sahabat PNBP NR (Sistem Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak dari Nikah Rujuk).

Selanjutnya SIHALAL atau Sistem Infromasi Halal, SEHATI (Sertifikat Halal Gratis), PINGPONG (Pendampingan PengusahaUntuk Sertifikasi Halal), JULEHA (Juru Sembelih Halal), Aplikasi Mobile Haji Pintar, Manasik Sepanjang Tahun, Gerai Zakat, Barcode Zakat Setoran Zakat Online, serta inovasi lainya.

Sementara itu, Bupati Kebumen menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang dilakukan Kantor Kemanag Kebumen. Menurutnya, ini selaras dengan program pemkab.

‘’ Ini luar biasa, saya atas nama Pemerintah tentu sangat bangga dan mengapresiasi atau kinerja dan inovasi yang dilakukan jajaran Kemenag Kebumen. Semoga bermamfaat,’’ucap Bupati.(k24)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.