KEBUMEN, Kebumen24.com – Minyak goreng di Pasar Tumenggungan Kebumen masih tergolong langka, meskipun harganya mulai mengalami penurunan. Termasuk harga cabai yang kni mulai mengalami kenaikan.
Seperti diutarakan salah satu pedagang sembako Umi Sholikhah Jumat, 04 Maret 2022. Ia mengatakan kelangkaan minyak goreng terjadi sejak beberapa Minggu terakhir, bahkan dibeberapa tempat pembeli harus antri dan pembelian dibatasi.
“Saat ini agak sulit, kalau minyak kemasan kadang datang kadang engga, curah pun kemarin datang terus belum ada lagi. Kalau stok datang satu hari langsung habis.” Ucapnya.
Ia menyebutkan saat ini harga minyak goreng sudah mulai turun seperti minyak curah turun menjadi Rp.16.000 dari sebelumnya Rp.19.000 perkilogram. Sedangkan minyak goreng kemasan turun menjadi Rp.17.000 dari sebelumnya Rp.20.000 perkilogram.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi atas kelangkaan minyak goreng tersebut. Terlebih minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa terlepas dari rumah tangga maupun para pedagang yang menggunakan minyak goreng.
Sementara itu Wijiati pedagang sayuran pasar setempat mengatakan, saat ini harga semua jenis cabai mengalami kenaikan harga. Ini sudah terjadi sekitar dua pekan terakhir.
Dijelaskan, untuk harga cabai rawit sebelumnya Rp.30.000/kg, dan kini mencapai Rp.50.000 sampai Rp.60.000 perkilogramnya. Sedangkan cabai hijau dari harga sebelumnya Rp.10.000/kg, kini naik menjadi Rp.20.000 perkilogran. Cabai keriting dan cabai merah sebelumnya Rp.20.000 sampai Rp.25.000 saat ini Rp.40.000 sampai Rp.45.000 perkilogram.
Menurutnya, kenaikan harga disebabkan iklim cuaca buruk dan juga stok yang berkurang dari luar daerah. Kendati begitu, untuk harga sayuran saat ini tergolong stabil, khususnya untuk harga tomat dan wortel yakni Rp.8000 perkilogram. Kemudian bawang putih stabil Rp.30.000 perkilogram, bawang merah Rp.25.000 naik menjadi Rp.35.000. (K24/ILHAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















