PemerintahanPendidikan

Gandeng UPB, Disperindag KUKM Kebumen Gelar Pelatihan Kewirausahaan

1516
×

Gandeng UPB, Disperindag KUKM Kebumen Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan untuk memfasilitasi Usaha Mikro menjadi Usaha Kecil Menengah bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Kebumen. Kegiatan dilakukan atas kerjasama dengan Universitas Putra Bangsa Kebumen.

Acara berlangsung selama tiga hari mulai Selasa 08 – 10 Februari 2022 kemarin, di Aula PLUT Kebumen. Pelatihan di ikuti oleh 75 peserta yang berasal dari 3 desa meliputi Desa Gadungrejo Kecamatan Klirong, Desa Ampelsari Kecamatan Petanahan dan Desa Petanahan Kecamatan Petanahan.

Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut Dosen dari Universitas Putra Bangsa Dr. Sulis Riptiono, S.E., M.M. Parmin, S.E., M.M., dan  Eko Wardoyo, S.E., M.M serta beberapa praktisi dari Oemah Organik, Tanuharjo Agro Berdikari dan Sate Alisha.

Kepala Disperindag KUKM Kebumen Drs. Frans Haidar, M.PA menjelaskan, kegiatan dimaksud sebagai upaya pengembangan Usaha Mikro dengan orientasi peningkatan skala usaha menjadi Usaha Kecil. Ini melalui sub kegiatan fasiltasi Usaha Mikro menjadi Usaha Kecil dalam pengembangan produksi dan pengolahan, pemasaran, SDM serta desain dan teknologi, Diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan pengelolaan UKM sehingga UKM dapat naik kelas.

“Diharapkan melalui pelatihan ini UKM dapat meningkatkan ketrampilan dalam proses kapasitas produksi, kapasitas pemasaran, peningkatan kompetensi SDM dan Desain dan Teknologi sehingga kedepan UMKM di Kabupaten Kebumen dapat naik kelas” Ujar Frans Kamis, 10 Februari 2022.

Salah satu narasumber Parmin, SE. MM. menyampaikan pelatihan dihrapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bisnis bagi pelaku usaha mikro dan menumbuhkan kewirausahaan. Terlebih di era globalisasi ini, para pelaku usaha mikro dihadapkan pada persaingan yang ketat.

‘’ Untuk itu perlunya pendidikan kecakapan hidup (life skill education) guna menciptakan lapangan kerja dan wirausahawan dapat dimaknai sebagai upaya memberikan kemampuan kepada pelaku usaha mikro. Semoga dengan pelatihan ini bisa memberikan wawasan yang pada prinsipnya memang harus dimiliki oleh para pelaku usaha mikro,” ujarnya.(k24)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.