PEJAGOAN, Kebumen24.com – Dalam rangka mencetak lulusan yang handal, kompeten dan berwawasan luas, Universitas Putra Bangsa terus berupaya memberikan bekal ilmu pendidikan yang terbaik kepada para mahasiswanya, Tak hanya fokus pada program studi saja, namun juga ilmu lainya, salah satunya Jurnalistik.
Hal ini diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Dasar Jurnalistik dan Soft Skill, yang digelar melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik, bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa UPB. Kegiatan sekaligus pelantikan18 anggota UKM Jurnalistik berlangsung dengan penerapan Protokol kesehatan secara ketat di Gedung 3 Kampus, Jalan Rongowarsito 18 Pejagoan, Kebumen, Sabtu 5 Februari 2022.
Pelatihan mengambil tema ‘’ Bersinergi Membangun Jurnalis Muda yang Kreatif dan Kritis’’ dengan menghadirkan Narasumber wartawan Kebumen, dari portal berita Suarabaru.id Drs. Komper Wardopo M.Pd. Hadir dan sekaligus membuka acara tersebut, Pembina UKM UPB Dani Rizana SPd MPd MM.
Adapun pelatihan Soft Skill diisi oleh pemateri Rofik Al Yazi yang merupakan mahasiswa semester 7 Kampus setempat. Peserta dilatih tentang dasar dasar Coreldraw dan live streaming di akun Youtube.

Mentri UKM Jurnalistik Nikmah Nur Azizah menjelaskan kegiatan ini diikuti sekitar 30 mahasiswa baru UPB Kebumen dan mahasiswa UKM Jurnalistik UPB. Ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang ilmu jurnalistik. Diharapkan nantinya mereka mampu praktik terjun langsung sebagai jurnalis muda kampus yang kreatif, kritis dan profesional.
‘’ Kami ingin mencetak jurnalis muda Kampus yang kreatif, kritis dan profesional. Dari pelatihan ini diharapkan mereka memiliki bekal bagaimana cara penulisan yang baik sehingga nantinya berita-berita yang mereka rilis mempunyai kualitas dan menarik” ujarnya.
Dosen Pembina UKM UPB Dani Rizana menambahkan, bahwa selama ini pihaknya terus berupaya mendorong mahasiswa mengembangkan berbagai keterampilan. Termasuk di bidang literasi dan jurnalistik.
Dani mengatakan saat ini ada 14 UKM di UPB. Khusus UKM Jurnalistik ia mengaku telah bekerja sama dengan media cetak dan media elektronik lokal di Kebumen. Baik dalam peliputan kegiatan akademik maupun ekstrakulikuler di kampus.

Sementara itu, Komper Wardopo dalam materinya memaparkan tentang teori dasar wartawan menulis berita dengan rumus 5W+1H. Menurutnya, setiap berita harus diangkat dari fakta, didukung data serta dilengkapi dengan konfirmasi agar produk berita balance atau berimbang dari berbagai sisi (cover both side).
Selain itu, Wardopo juga menjelaskan, tidak semua fakta bisa diangkat menjadi berita. Fakta tersebut harus memiliki nilai berita. Yakni mengandung unsur atau berdampak besar. Fakta juga harus memiliki keterdekatan, keterkenalan serta unik dan menarik bagi publik. Termasuk mengandung unsur konflik, human interest hingga kisah sukses yang inspiratif.
“Di era disrubsi informasi ini kreativitas wartawan dalam menyajikan berita lengkap, akurat dengan bahasa yang menarik disertai kreativitas isi maupun gambar semakin diminati pembaca,” terang Wardopo yang sekaligus Penasihat PWI Kebumen itu.
Disisi lain, Wardopo juga meminta mahasiswa aktivis jurnalistik harus memahami Kode Etik Jurnalistik dan Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dua regulasi itu menjadi pegangan dan penuntun bagi calon wartawan dan setiap insan pers menjalankan profesinya.
Wardopo juga mengajak para mahasiswa UPB Kebumen terus mengasah keterampilan menulis dan menumbuhkan budaya literasi. Sebab literasi pada dasarnya kunci untuk meraih sukses dan memenangkan kompetisi kini dan di masa mendatang.
Dengan pembekalan ini, Wardopo berharap para mahasiswa bisa turut mengangkat potensi daerah di Kebumen melalui penyajian berita. Mulai potensi pariwisata, UMKM, kuliner, kerajinan, olah raga, aktivitas pelajar, pemuda dan mahasiswa hingga kegiatan kreatif inovatif di masyarakat agar bangkit dari pandemi Covid-19. (k24/ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















