ALIAN, Kebumen24.com – Dalam rangka mensukseskan program pembangunan di Kabupaten Kebumen, masyarakat diajak untuk turut serta andil bersama sama mengawasinya. Bahkan masyarakat juga diminta untuk tidak takut melaporkan jika ada tindakan yang mengarah pada korupsi, premanisme dan pungli.
Hal itu ditegaskan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, saat menhadiri acara Pagelaran Wayang Kulit di di Sanggar Mangkuyudha Kompleks Pasar Desa Sawangan, Kecamatan Alian, Jumat 28 Januari 2022. Hadir mendampingi Asisten 3 Setda Kebumen Drs, Maskhemi, Camat Alian Kinanto beserta jajaran Forum Komunikasi Kecamatan Alian serta Kepala Desa se Kecamatan Alian.
Bupati Arif mengatakan telah bertekad ingin mewujudkan pemerintahan yang baik , bersih dan transparan, atau Good governance dan open government. Untuk itu, masyarakat bisa memantau langsung anggaran yang dikelola pemerintah dan digunakan untuk apa saja.
‘’ Kalo pemimpinya korupsi pasti pembangunan akan kempes, karna banyak uang yang mengalir ke kantong kantorng pribadi. Di era pemerintahan kami, monggo masyarakat bisa langsung mengawasinya, laporan anggaran terpampang di pojok Alun alun Kebumen, Kalo ada penyelewenagn masyarakat bisa mengontrol secara langsung’’ucap Bupati.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, di era sekarang program pembangunan harus dimulai dari bawah ke atas. Untuk itu Bottom-up akan terus didorong agar lebih berkemajuan. Dengan begitu diharapkan dapat terwujud Kebumen yang yang sejahtera mandiri berakhak bersama rakyat.
‘’ Kalo kita hanya berpangku tangan terus menerus dan pembangunan serba istilah bagito atau bagi roto maka selamanya Kebumen akan menjadi Kabupaten termiskin di Jawa Tengah, sudah termiskin juga korupsi, ini prihatin,’’imbuhnya.
Selain itu, Arif Sugiyanto menyatakan bahwa selama hampir kurang lebih satu tahun menjabat sebagai Bupati, sejumlah program pembangunan telah dilakukan. Namun, semuanya tetap butuh proses dan harus dilakukan secara bertahap.
‘’ Alhamdulilah selama hampir satu tahun saya menjabat, panjenengan bisa pirsoni, pembangunan apa saja yang sudah berjalan. Saya tidak anti kritik dan anti masukan. Misal pk bupati ini jalan kok rusak, monggo sampaikan. Semua pembangunan ada yang bisa selesai dalam 100 hari ada juga yang harus selesai selama jabatan lima tahun. Tapi sekarang hanya sampai di 2022 sudah ada pilkada lagi, makanya sekarang saya gas poll, tanpa rem,’katanya.
Bupati menyebutkan, di tahun 2022, program sejumlah program pembangunan akan di genjot. Diantaranya yaitu perbaikan jalan dan pembangunan obyek wisata Air Panas Krakal. Ini dilakukan untuk mendukung peningkatkan ekonomi masyarakat.
Disisi lain Bupati juga meminta kepada seluruh masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Terutama jangan mudah termakan isu hoax yang beredar dan tidak jelas kebenarannya. Medsos seyognya harus digunakan dalam hak yang positif, bijak dan arif.
‘’ Gunakan medsos untuk hal yang positif, semisal ada jalan rusak, atau warga yang butuh pertolongan, foto dan silarhkan share media sosial. Insya Alloh sepanjang kita mengetahui, pasti saya akan langsung turun mengeceknya. Karna apa, tangan saya tidak mungkin bisa menjangkau satu pintu perpintu. Jadi tetap butuh masukan masukan dari masyarakat,’’pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sawangan Slamet menjelaskan, pagelaran wayang kulit merupakan dalam rangka Tasyakuran Merdi Bumi Tahun 2021. Selain nguri nguri budaya, kegiatan ini juga untuk melestarikan tradisi leluhur dari jaman dulu.
‘’Ini sebagai bentuk rasa sukur warga desa karna sebentar lagi akan memasuki masa panen dan sekaligus nguri nguri budaya leluhur,’’jelasnya.
Adapun Wayang Kulit dimainkan oleh Ki Dalang Sunarpo dari Purworejo. Kegiatan disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat desa setempat.(K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















