KEBUMEN, Kebumen24.com,- Mulai Oktober ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kebumen resmi angkat kaki dari Stadion Candradimuka kebumen. Ini seiring dengan surat dari Pemkab yang ditanda tangani oleh Sekda Kebumen Ujang Sugiono, dimana dalam surat tersebut, meminta KONI pindah ketempat lain, dengan alasan aka segera ada perbaikan Stadion.
Ketua KONI Kebumen Sriyanto mengatakan dengan pindahnya dari Stadion, pihaknya segera melayangkan gugatan kepada Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Mengingat surat yang dilayanngkan Sekda Kebumen tidak memberikan solusi sama sekali.
Padahal di perundang-undangan No 3 tahun 2005 tentang olahraga KONI merupakan Lembaga Formal, yang di bentuk oleh pemerintah. Selain itu di Peraturan Pemerintah (PP) no 18 tahun 2007 jelas jelas tertuang pemerintah daerah wajib untuk memfasilitasi dan memberikan anggaran demi kemajuan Olahraga. Akan tetapi dengan munculnya surat tersebut, KONI secara legowo akan pindah, meskipun dengan dana swadaya anggota.
” Bagaimana olahraga Kebumen mau berprestasi, la wong fasilitas juga minim, udah disini dapet surat dari Sekda untuk segera pindah dan tanpa solusi tertulis di suratnya hanya suruh pindah saja,” Ucapnya.
Dikatakan, seluruh Cabang Olahraga (CABOR) dalam naungan KONI, sudah bersepakat untuk menuntut Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Terlebih yang sangat disayangkan, dari pemerintah pada waktu itu, Disporawisata membawa serta kontraktor pengerjaan pengerjaan proyek stadion. Padahal yang notabene kontraktor tersebut merupakan orang diluar pemerintahan.
Dirinya juga telah meminta waktu kepada Disporawisata, untuk berkemas, dan pindah ke tempat lain. Akan tetapi, per tanggal 1 Oktober markas KONI sudah harus dikosongkan.
” Sudah jelas disitu kan tertulis untuk pindah meskipun bahasanya halus, tapi itu kan wujud pengusiran jadi KONI dan seluruh Cabor sudah bersepakat akan menuntut Sekda ke pengadilan,” Ucapnya.
Diakui, dari Pemda sendiri sudah memberikan solusi, untuk pemindahan kantor di Gedung Sekretariat Bersama yang letaknya di bersebelahan di RSU Lama. Namun hal tersebut ditolak dikarenakan tempatnya yang tidak representatif dikarenakan cukup kecil. Apalagi saat ini KONI Kebumen membawahi kurang lebih 30 cabang olahraga.
‘’Kami telah mempersiapkan kantor baru, yang bertempat di Desa Karangsari Kebumen, meski dengan anggaran dari swadaya anggota.’’imbuhnya.
Untuk itu, pihaknya meminta kepada para pengurus KONI dan Cabor di Kebumen agar tidak terpengaruh dengan polemik ini, agar olahraga di Kebumen bisa tetap eksis.
” Nah ini saya minta cabor maupun pengurus KONI jangan sampai terpengaruh oleh ini ini tanggung jawab kami sebagai ketua jangan terpengaruh,”tandasnya.
Ditemui di tempat terpisah Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono mengatakan Dinas Pora wisata Kebumen akan segera melaksanakan renovasi terhadap stadion Candradimuka Kebumen. Untuk itu Pemda meminta tempat tersebut untuk dikosongkan sementara waktu.
Menurut Ujang, tidak ada istilah pengusiran terhadap KONI Kebumen yang bermarkas di Stadion tersebut. Dan Disporawisata juga telahempersilahkan KONI untuk menempati gedung Sekretariat bersama untuk sementara waktu.
” Nggak ada istilah pengusiran gimana, justru gini diawal itu menyarankan untuk bisa di Sekretariat bersama untuk sementara waktu jadi nda ada pengusiran nda ada. Dan penjelasan dari Disporawisata itu KONI masih disitu sehinga yang dirugikan apa wong KONI belum pergi,” Jelasnya.
Tarkait soal gugatan, Sekda mengatakan negara ini merupakan negara hukum, dan jika KONI akan menggugat pihaknya mempersilahkan. Menurutnya, hal ini nantinya dapat dibuktikan di pengadilan.
Ujang mengaku, sejatinya, pemerintah tidak akan merugikan KONI dan siapapun. Pemerintah hanya bermaksud untuk melakukan penataan kembali stadion Candradimuka Kebumen agar jadi lebih baik lagi.
“Ya gugatan monggo monggo saja wong negara hukum, nanti akan dibuktikan merugikan apa monggo, jadi maksud kita tidak merugikan KONI tidak merugikan siapapun kita punya gor kita tata supaya lebih baik dan ini sudah dianggarkan di dinas pora wisata itu aja sebetulnya,” Pungkasnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















