Pemerintahan

Perkuat Deteksi Dini hingga Tingkat Desa, 90 Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Diluncurkan Jadi Tracer TB Paru

86
×

Perkuat Deteksi Dini hingga Tingkat Desa, 90 Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Diluncurkan Jadi Tracer TB Paru

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 90 personel Bhabinkamtibmas Polres Kebumen resmi diluncurkan sebagai petugas tracer Tuberkulosis (TB) Paru guna memperkuat upaya penemuan kasus dan pencegahan penyebaran penyakit tersebut di tengah masyarakat.

Peluncuran petugas tracer TB Paru dilaksanakan di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, Kamis (4/6/2026), dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Biddokkes Polda Jawa Tengah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr. Aris Eko Sulistyono, para pejabat utama Polres Kebumen, serta seluruh Bhabinkamtibmas yang akan bertugas sebagai tracer.

Program ini merupakan salah satu prioritas Kapolda Jawa Tengah yang dijalankan melalui sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, puskesmas, dan kader kesehatan desa untuk mempercepat penanganan kasus TB Paru di wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa keberadaan Bhabinkamtibmas sebagai tracer memiliki peran penting dalam mendukung program kesehatan masyarakat.

“TB Paru merupakan program prioritas Kapolda Jawa Tengah bersama Biddokkes. Ujung tombak kegiatan ini adalah Bhabinkamtibmas,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama saat memberikan arahan kepada peserta.

Sebagai tracer, para Bhabinkamtibmas memiliki tugas melakukan pelacakan kontak erat pasien TB Paru, mengidentifikasi warga yang berisiko tertular, memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, hingga mendorong warga yang mengalami gejala untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Tidak hanya itu, mereka juga berperan dalam memantau kepatuhan pasien menjalani pengobatan agar proses penyembuhan berjalan optimal dan risiko penularan dapat ditekan.

Pemilihan Bhabinkamtibmas sebagai petugas tracer dinilai sangat strategis. Selain tersebar di seluruh desa dan kelurahan, mereka telah memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga lebih mudah melakukan pendekatan, sosialisasi, serta pendataan terhadap warga yang membutuhkan penanganan kesehatan.

Dengan jaringan komunikasi yang telah terbangun hingga tingkat desa, proses pelacakan kasus dan tindak lanjut penanganan TB Paru diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Kapolres Kebumen menyambut baik implementasi program tersebut dan berharap seluruh personel yang ditunjuk dapat menjalankan tugas kemanusiaan itu secara profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr. Aris Eko Sulistyono mengungkapkan bahwa sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh Bhabinkamtibmas telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining TB Paru.

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tugas di tengah masyarakat.

“Keterlibatan Bhabinkamtibmas diharapkan semakin memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran TB Paru di Kabupaten Kebumen sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tuntas,” jelasnya.

Melalui program ini, Polres Kebumen bersama Dinas Kesehatan berharap upaya pencegahan dan pengendalian TB Paru dapat semakin efektif, sehingga target penurunan kasus dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dapat tercapai hingga tingkat desa dan kelurahan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.