ALIAN, Kebumen24.com – Adanya pandemi covid 19, sejumlah kebijakan diberlakukan untuk masyarakat. Salah satunya adalah pembelajaran daring, mulai dari SD, SMP, SMA hingga bangku pekuliahan. Kendati begitu, kondisi ini justru dimamfaatkan oleh pemuda Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, Kebumen untuk berwirausaha dengan membuka Jasa pembuatan sablon.
Haris Surya Hidayat (20) mengatakan, usahanya ini berawal saat diterapkanya kebijakan pembelajaran daring dari rumah. Dari situ, ia mulai berfikir untuk membuat sebuah usaha agar bisa mendapatkan hasil.
Awalnya ia belajar sendiri dari intetnet, namun karena hasilnya kurang memuaskan akhirnya memilih belajar langsung ke ahli sablon. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Komunitas Sablon Jogyakarta. Tak hanya teori, tapi juga diajarkan praktek secara langsung.
“Awalnya saya sempat bingung mau ngapai, kemudian saya saya coba membuat disain dan belajar dari pengusaha sablon. dari situ saya membulatkan tekad untuk membuka usaha jasa pembuatan kaos sablon disamping rumah,’’turut Haris.
Usaha sablon dengan Brand Harrs Studio itu, kini sudah banyak memiliki pelanggan bahkan sudah merambah kota-kota besar, seperti Jogjakarta, Depok hingga Jakarta. Untuk pemasarannya sendiri, ia memamfaatkan sosial media.
Adapun untuk harga tergantung kuantitas warna, jenis sablon dan kain, dengan kisaran Rp.60.000 per Kaos. Itupun mnimial pengambilan 12 pcs. Dalam setiap bulannya rata-raya mampu memproduksi sekitar 300 kaos.
“Semoga kedepan bisa menjadi vendor produksi yang berkualitas dan menjadi langganan vendor-vendor klothing di seluruh Indonesia.’’imbuhnya.(K24/HAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















