Otomatif

Cegah Karhutla, Masyarakat Diimbau Tidak Bakar Sampah Sembarangan

1398
×

Cegah Karhutla, Masyarakat Diimbau Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau digelar Apel Siaga Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan. Kegiatan berlangsung di Lokasi Wisata Perhutani (Pentulu Indah) KRPH Karangsambung BKPH Kebumen, Jumat 10 September 2021.

Apel dipimpin langsung olej Kepala Pelaksana Harian BPBD Kebumen Munadi serta melibatkan unsur gabungan seperti TNI, Polri, Polisi Hutan, Dinas Perkim LH, Relawan BPBD dan Petugas Damkar. Kegiatan ditandai dengan penyerahan alat menyekar rumput dan peninjuan personel serta alat pemadam kebakaran.

Dalam sambutanya Munadi menyampaikan beberapa hal, salah satunya pentingnya kerjasama semua pihak untuk menyusun strategi pencegahan dan penanganan karhutla dengan pemetaan wilayah hutan dan lahan titik-titik api. Dengan begitu penanganan kebakaran bisa  secara cepat, tepat, aman dan meminimalkan korban serta resiko yang berkelanjutan.

Selain itu dibutuhkan komunikasi dan koordinasi Camat, Kades dan Lurah untuk gencar melakukan pemadaman kebakaran, mensosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan kepada masyarakat.

“ Jadikan apel ini sebagai media evaluasi kekuatan personel dan kelengkapan sarana peralatan yang ada untuk mengantisipasi dan kesiapsiagaan”ucapnya.

Lebih jauh menurut Munadi masalah kebakaran hutan merupakan masalah bersama, sehingga dalam upaya pebcegahannya dibutuhkam sinergitas semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat.

‘’ Untuk itu kami meminta semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.’’imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Administratur KPH Kedu Selatan Anthonie Pandayu mengatakan Apel siaga untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran khususnya di hutan. Selain itu juga untuk mengajak semua pihak agar bisa terus melakukan kordinasi jika swaktu waktu terjadinya kebakaran.

Dikatakannya bahwa saat musim kemarau dan kekeringan hutan rawan timbul kebakaran. Terlebih Kebumen banyak terdapat kawasan hutan pinus yang di mamfaatkan warga sebagai pendapat ekonomi. Untuk itu masyarakat diminta dapat meningkatkan kepedulian dan kesadarannya dalam menjaga hutan. Terutama tidak membakar sampah sembarangan.

‘’ Salah satu contoh saat membuka lahan jangan sampai dengan cara membakarnya.’’ucapnya.(K24/ILHAM).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.