KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah pusat secara resmi telah mengeluarkan aturan larangan mudik yang berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Meski begitu, tak sedikit sebagian warga yang merantau telah kembali ke kampung halaman lebih awal.
Seperti hal di Kabupaten Kebumen. Pemerintah mencatat sudah ada sekitar 400 lebih pemudik yang telah tiba di Kebumen selama bulan Ramadan. Mereka pun telah menjalani Rapid Test Antigen dan hasilnya Non Reaktif.
Hal itu diungkapkan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, usai menggelar Sholat Taraweh dan Silaturahim di Masjid Nur Hidayatul Hkimah Desa Kalisari Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen, Rabu 5 April 2021. Hadir mendampingi, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, PLT Asisten 1 Setda Edi Riyanto beserta OPD terkait. Forkopimcam dan Pemerintah Desa setempat.
Bupati menyampaikan, bagi masyarakat yang terlanjur pulang kampung lebih awal seluruhnya wajib menjalani isolasi selama 4 hari. Kepada para warga yang masih dalam perantauan diminta untuk tidak mudik terlebih dahulu. Ini dilakukan untuk kebaikan bersama.
“Sampai saat ini sudah ada sekitar 400 lebih masyarakat yang pulang kampung dari perantauan. Mereka sudah dilakukan rapid test antigen dan hasilnya non reaktif. Tapi kami tetap menghimbau untuk selalu mengikuti petunjuk yang telah ditetapkan pemerintah,’’ucap Bupati.
Selain itu, Bupati juga meminta seluruh desa-desa di Kebumen untuk kembali mengaktifkan posko satgas covid-19. Posko ini penting untuk melakukan pendataan dan pengawasan kepada siapapun warga masyarakat yang telah mudik.
“Seperti di Kalisari, Rowokele tadi saya liat warga sudah mendirikan posko covid. Ini bagus sekali untuk melakukan pemantauan, pendataan dan pengawasan tentang siapa dan berapa warga kita yang mudik, untuk selanjutnya agar bisa siarahkan taat atutan,”imbaunya.
Lebih jauh Bupati menjelaskan bahwa hingga saat ini, kasus covid 19 di Kebumen cendrung meningkat. Terbukti dalam 1 hari saja ada 27 orang yang dinyatakan positif. Tentunya hal ini harfus di waspadai bersama.
Disisi lain Bupati juga menyampaikan untuk penanganan penyebaran covid 19, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah. Termasuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan pemberian Vaksinasi.
Untuk Kebumen sendiri, program vaksinasi telah diberikan kepada pejabat, tenaga Kesehatan, TNI Polri, dan pelayanan publik hingga lansia. Dan bahkan khusus untuk lansia, pemkab Kebumen mendapat droping tambahan sebanyak 10500 Vaksin pada Rabu sore kemarin.
‘’ Alhamdulilah Kebumen mendapat droping tambahan sebanyak 10500 Vaksin Untuk Lansia, ini akan segera di distribusikan. Dan perlu diketahui bersama bahwa berdasarkan Fatwa MUI vaksin dibulan ramadan tidak membatalkan puasa. Vaksin aman dan ini bagian dari ihtiar. Jadi masyarakat tak perlu takut,’’imbuh Arif.
Seperti Tarhim sebelumnya, diakhir acara Bupati juga bekesempatan memberikan masker dan sembako serta Kuis berhadiah berkah Ramadhan bagi yang bisa menghafal tembang sholawat dan hafal Pancasila.(K24/THR).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















