PilkadaPolitik

PR Pemimpin Kebumen Kedepan Adalah Pencegahan Korupsi dan Mitigasi Bencana

1389
×

PR Pemimpin Kebumen Kedepan Adalah Pencegahan Korupsi dan Mitigasi Bencana

Sebarkan artikel ini
kampanye terbatas di Kelurahan Gombong dan Desa Wero Kecamatan Gombong

GOMBONG, Kebumen24.com- Salah satu misi yang di emban oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen, H. Arif Sugianto dan Hj Ristawati Purwaningsih adalah mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terbebas dari korupsi dengan birokrasi e-government. Selain itu PR pemerintah juga akan melakukan penguatan mitigasi bencana, yang mana bencana alam selalu terjadi setiap tahun di Kabupaten Kebumen.

 

Hal tersebut disampaikan Calon Bupati Kebumen H. Arif Sugianto usai menggelar kampanye terbatas di Kelurahan Gombong dan Desa Wero Kecamatan Gombong Minggu, 1 November 2020.

 

Dalam kampanye tersebut Calon Bupati menjelaskan terkait pencegahan korupsi, nantinya akan ada Festifal anggaran atau open government yang terbuka untuk masyarakat, Dengan begitu masyarakat bisa turut memantau jalannya pemerintahan dan juga kemajuan yang telah dicapai oleh Kabupaten Kebumen.

 

” Bagaimana tentang anggaran kedepan agar tidak terjadi Korupsi sudah jelas dalam misi kami yang pertama birokrasi itu akan kita wujudkan melalui e government, semuanya elektronik sistem, kemudian open government, kita buatkan festival anggaran agar Masya juga turut melihat, apa sih anggaran yang dipergunakan,” jelas Cabup H. Arif.

 

kampanye terbatas di Kelurahan Gombong dan Desa Wero Kecamatan Gombong

Dengan adanya sistem E-Government dan Open Government nantinya akan dipantau langsung oleh lembaga KPK. Lembaga Anti Rasuah tersebut akan mendampingi Kebumen menuju Kabupaten yang bersih dengan program yang telah direncanakan.

 

Selain melakukan pencegahan Korupsi di Kabupaten Kebumen, lembaga Anti Rasuah tersebut akan memberikan masukan dimana potensi pendapatan daerah untuk Kabupaten Kebumen. Dengen begitu keterbukaan anggaran akan ada efisiensi, dan semua anggaran akan menjadi satu dan dipantau penggunaannya.

 

“KPK memiliki keluasan untuk melihat secara lngsung bagaimana anggaran di kabupaten kebumen, kemudian mereka juga akan memberikan masukan yang terbaik, dan kita akan komunikasikan terus,’’imbuh Cabup.

 

Arif menyebut, Kebumen pernah melauncing smart city, namun menurutnya belum berjalan dengan baik. Padahal smart city atap kota pintar saat ini sangatlah penting untuk kemudahan masyarakat. Untuk itu kedepan pihaknya akan membentuk lokomotif untuk menjalankan smart city di kebumen. Dalam hal ini melalui Dinas Kominfo yang nantinya akan menjalankan mulai dari sistem dan cara pelaksanaannya.

 

Terkait Mitigasi bencana, Cabup mengatakan bahwa ini menjadi PR penting, dimana bencana seperti tanah longsor banjir kerap terjadi Kabupaten Kebumen. Untuk itu harus dibentuk desa tangguh bencana agar masyarakat juga bisa mengantisipasi dan mencegah terjadinya bencana.

 

” Mitigasi bencana itu yang paling penting,.kesiap Siagaan desa tangguh bencana harus dikuatkan kembali. Karna apa, alat mitigasi bencana di kabupaten kebumen masih sangat kurang sekali, baru ada 8 bayangkan selevel kabupaten baru ada 8 itu harus kita kuatkan. Padahal relawan relawan kabupaten kebumen kerjanya cukup bagus cukup kuat,’’pungkas Cabup.(K-24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.