KEBUMEN, Kebumen24.com – Pelatihan membatik bagi narapidana Rutan Kebumen telah rampung. Narapidana telah menjalani pelatihan bersama instruktur dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kebumen selama 20 hari. Batik hasil pelatihan pun akan dipasarkan oleh pihak Rutan Kebumen dengan menggandeng toko maupun masyarakat.
Hal ini disampaikan Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen Soebiyakto pada acara penutupan pelatihan membatik di Rutan Kebumen Rabu 4 November 2020. Dirinya berharap pelatihan ini bisa ddiadakan kembali agar menjadi program berkelanjutan di Rutan Kebumen. Dengan begitu para narapidana nantinya dapat berkreasi, mengisi waktu luang dan menambah keterampilan. Selain manfaat lain yakni mampu menghasilkan produk positif untuk dijual.
“Hasilnya akan dikelola dan manage barangnya, seperti bekerjasama dengan toko bahkan butik,” katanya,

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan Program BLK Kebumen Waldiyono menyebutkan, program ini berasal dari pemerintah pusat yang bertujuan untuk memberikan keterampilan di Rutan Kebumen. Dirinya berharap setelah selesai masa tahanan dapat menjadi bekal melanjutkan kehidupan.
“Harapannya bermanfaat bagi narapidana setelah selesai menjalani tahanan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Waldiyono menegaskan BLK Kebumen juga memiliki peran mencegah radikalisme dan kenakalan. Sedangkan dimasa pandemi, BLK juga ada program disebut insentif anggaran yang dapat dimanfaatkan bagi peserta pelatihan. Dimana setiap peserta pelatihan akan mendapatkan uang pelatihan sebagai sarana mengembangkan usaha.
‘’ Besarannya 500 ribu bagi setiap peserta,’’imbuhnya. (K24/THR).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















