KEBUMEN, Kebumen24.com- Menjelang perayaan Hari Santri Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 22 Oktober, RMI NU Kabupaten Kebumen membagikan Ratusan APD dan ribuan jamu secara gratis kepada 21 Pondok Pesantren yang ada di Kebumen. Se;ain itu, bantuan juga diberikan berupa masker, cairan Disenfektan, Handsanytizer dan sabun untuk mencuci tangan.
Kegiatan tersebut dilakukan atas kerjasama dengan LAZISNU, LPBI NU dan LKNU Kebumen. Aksi sosial dilakukan dengan cara door to door mendatangi satu persatu Pondok Pesantren Minggu 4 Oktober 2020.
Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Kebumen, Gus Fachruddin Achmad Nawawi menjelaskan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pondok pesantren menjelang Hari Santri Nasional ditengah pandemi covid 19. Selain itu aksi ini juga bertujuan sekaligus untuk memberikan penguatan kepada para santri agar tetap semangat belajar dengan selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
‘’Kegiatan merupakan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional. Disini kita ingin mengajak para santri agar tetap semangat belajar meskipun ditengah pandemi covid 19. Tentunya dengan catatan harus mematuhi protokol kesehatan,’’terangnya.

Adapun bantuan yang dibagikan berupa jamu temulawak dan jahe merupakan hasil produksi para santri, yang sebelum,nya telah diberikan pembekalan dari Kementrian Tenaga Kerja. Dengan harapan dapat menambah imunitas tubuh para santri.
‘’ Jamu yang kita bagikan adalah hasil karya para santri dari beberapa pondok pesantren yang sebelumnya telah mendapat pembekalan dari Kemenker. Semoga bermamfaat dapat menambah imunitas tubug agar selalu terjaga,’’ujar Gus Fachru.
Lebih lanjut Gus Fachru berpesan, menjelang Hari Santri Nasional ini, para santri diminta untuk bersatu menanggulangi dan mencegah wabah covid 19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, Pihaknya juga menghimbau agar dalam perayaan HSN nanti dilakukan dengan cara sesederhana mungkin. Hal itu bertujuan untuk menecegah adanya penularan virus corona atau covid 19.
“Kami berpesan dalam perayaan HSN nanti cukup dilakukan dengan cara sederhana saja, tidak perlu bermewah mewahan. Mengingat kasus covid 19 di Kabupaten Kebumen akhir akhir ini cukup meningkat,” pungkas Gus Fachrudin.(K-24/IMAM)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















