KesehatanPendidikanSOSIAL

Gunakan Metode Hipnoterapi, Kapolres Kebumen Ajak Santri Patuhi Protokol Kesehatan

1694
×

Gunakan Metode Hipnoterapi, Kapolres Kebumen Ajak Santri Patuhi Protokol Kesehatan

Sebarkan artikel ini
FOTO KAPOLRES SEDANG MELAKUN HIPNOTERAPI

ALIAN, Kebumen24.com –  Sebagai bentuk keprihatinannya dengan adanya Kluster Covid 19 dilingkungan pesantren, berbagai cara dan upaya untuk memutus penyebaran virus terus dilakukan oleh Polres Kebumen. Salah satunya dengan tak henti hetinya memberikan pemahaman tentang pentingnya protokol kesehatan.

 

Seperti yang dilakukan di Pondok Pesantren Alhasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen pada Jumat 25 September 2020. Para santri diajak untuk mematuhi dan menanamkan dalam jiwa akan pentingnta protokol kesehatan agar tidak tertular virus corona.

 

Menariknya, cara yang dilakukan oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan kali ini ialah menggunakan metode Hipnoterapi investigasi therapy for obey the law. Dimana, Hipnoterapi dilakukan mulai dari memberikan posisi nyaman, rileks serta tanpa paksaan sembari disisipi pesan pesan kepada para santri agar menanamkan dalam fikirannya (mindset) untuk selalu menerapkan protokol kesehtan seperti 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

 

FOTO KAPOLRES SEDANG MELAKUN HIPNOTERAPI

Selain itu para santri juga diajak untuk merenung dan mendengarkan sugesti yang disampaikan Kapolres. Dengan motode yang sudah teruji secara ilmiah itu, Kapolres berusaha membangkitkan emosi para santri di bawah alam sadar mereka, sehingga bisa benar-benar tertanam sebuah tekad untuk mau terus mematuhi protokol kesehatan.

 

Kapolres Kebumen menjelaskan, metode ini dilakukan sebagai pendekatan emosional kepada para santri dari hati ke hati. Dengan begitu maka akan secara mudah menyampaikan pesan pesan yang positif kepada mereka. Menurutnya, cara komunikasi ini sangat efektif karena menjalin komunikasi dengan sukarela, nyaman dan memberdayakan diri terhadap objek.

 

“Metode pemahamannya hermeneutika, dialog secara dialektika dan melakukan wawancara secara in depth interview,” ujar AKBP Rudy.

 

FOTO SANTRIWATI

Selain memberikan pembekalan kepada para santri, pada kesempatan itu, Kapolres Kebumen juga memberikan bantuan berupa paket sembako dan masker. Kegiatan in juga akan dilakukan di pondok pesantren lainnya yang ada di Kebumen.

 

Kapolres juga kembali mengingatkan bahwa kegiatan keagamaan dalam skala besar belum diizinkan oleh kepolisan. Karena itu, ia mengimbau agar Ponpes tidak membuat kegiatan besar yang mengundang tamu dari luar.

 

PENYERAHAN BANTUAN SEMBAKO DAN MASKER

Sementara itu, Gus Fachrudin menyambut baik kegiatan hipnoterapi yang dilakukan Kapolres. Pihaknya berharap dari kegiatan ini para santri akan lebih mematuhi protokol kesehatan menerapkan 3M agar tidak ada lagi kluster covid 19 di pesantren.

 

” Kami ucapakan terimakasih atas kunjunganya, semoga dari kegiatan ini bisa memotivasi santri agar lebih giat belajar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,”ucap Gus Fachru. (K24/THR).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com