AYAH, Kebumen24.com – Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar apel kesiapsiagaan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Obyek Wisata Pantai Logending Kecamatan Ayah.
Apel yang dipimpin langsung Bupati KH Yazid Mahfudz, juga melibatkan ratusan personel mulai dari TNI, Polri, Polisi Hutan, Dinas Perkim LH, Relawan BPBD, Petugas Damkar dan relawan lainnya berlangsubg pada hari Kamis 09 Juli 2020 pagi.
Bupati Kebumen dalam sambutannya mengatakan, masalah kebakaran hutan merupakan masalah bersama, sehingga dalam upaya pebcegahannya dibutuhkam sinergitas semua pihak, baik pemerintah, swasta dan masyarakat.
“Masalah ini tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat,” kata Bupati Kebumen.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di Jawa Tengah akan terjadi pada Agustus 2020. Secara umum kondisi musim kemarau diperkirakan normal, namun untuk wilayah Jawa Tengah bagian selatan beberapa zona akan mengalami kondisi dibawah normal (kemarau lebih kering).
Menurut Bupati, hal tersebut akan berdampak pada desa-desa yang rawan kekeringan sehingga mengakibatkan kesulitan air bersih. Sehingga diharapkan masyarakat juga turut menjaga keseimbangan lahan dan hutan.

Selain itu Bupati meminta semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. Serta dilakukan berbagai upaya penyimpanan ketersediaan air bersih dengan optimalisasi pemanfaatan embung, pelestarian sumber air dan pencarian sumber air lainnya.
“Untuk pencegahan diharapkan adanya upaya penyimpanan ketersediaan air bersih dengan optimalisasi pemanfaatan embung, pelestarian sumber air dan pencarian sumber air lainnya”, tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan semua elemen dalam mengantisipasi kebakaran hutan yang mungkin terjadi saat memasuki musim kemarau.
“Kami siap bersinergi dengan semua elemen. Kebakaran hutan adalah tanggung jawab bersama,” kata AKBP Rudy.
Lebih jauh menurut Kapolres, Kabupaten Kebumen secara topografi memiliki banyak daerah berbukit yang terdiri dari kawasan Hutan. Saat musim kemarau, tentu kemungkinan terjadi kebakaran hutan pasti ada. Hal itu bisa diakibatkan oleh naiknya suhu udara ataupun warga yang sengaja membakar hutan untuk membuka lahan.
“Polres Kebumen melalui Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek jajaran akan mensosialisasikan kepada warga untuk ikut menjaga hutan dari kebakaran,” pungkasnya.
Usai apel, Bupati dan Forkopimda melakukan penanaman pohon di kawasan objek wisata Pantai Logending. Pada kesempatan yang sama juga digelar rapid tes massal untuk pengelola objek wisata di Kabupaten Kebumen. Rapid test massal ini dilakukan menyusul akan mulai dibukanya tempat-tempat wisata mulai 15 Juli 2020 mendatang. (K24/Arta)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















