Ekonomi

Berdayakan Warga Ditengah Pandemi Corona, Seorang Guru Honorer di Kebumen Membuat Usaha Makanan Cireng

2693
×

Berdayakan Warga Ditengah Pandemi Corona, Seorang Guru Honorer di Kebumen Membuat Usaha Makanan Cireng

Sebarkan artikel ini
FOTO PENGUSAHA CIRENG

KEBUMEN, Kebumen24.com – Apa yang dilakukan seorang Guru honorer di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kebumen ini patut di tiru dan di acungi jempol. Betapa tidak, ditengah sulitnya ekonomi dan lapangan pekerjaan karna maraknya wabah virus corona, dirinya justru mampu memberdayakan warga sekitar rumahnya dengan membuat makanan Cireng Salju.

 

Berbekal dari melihat video youtube tentang cara membuat cireng, Sulthon Nashir (36) warga RT 02 RW 04 Kelurahan Bumirejo Kecamatan Kebumen, sekarang mampu mengerjakan sekitar 8 orang untuk bersama sama mendulang rupiah ditengah pandemi corona.

 

Ide membuat usaha ini berawal saat mulai adanya pandemi corona (covid-19) di Kebumen. Dimana saat itu aktivitas sebagian masyarakat harus dilakukan dari rumah. Perubahan inilah yang membuat Sulthon memilih untuk berwirausaha dan sekaligus bisa memberdayakan warga sekitarnya.

 

‘’Awalnya saya melihat youtube tentang resep-resep membuat makanan. Dari situ, munculah ide untuk memproduksi cireng. Mengapa cireng, karena makanan ini merupakan makanan ringan dan banyak diminati masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Pak Toton, Selasa 23 Juni 2020.

 

FOTO PROSES PEMBUATAN CIRENG

Adapun untuk bahan dan proses pembuatannya terbilang sangat mudah dan tidak menggunakan bahan pengawet. Seperti Ketumbar, merica, gula, bawang putih dimasak kemudian dicampur dengan tepung tapioka menjadi adonan, hingga dikemas dan siap dipasarkan.

 

Sedangkan untuk pemasarannya, sulthon lebih sering memamfaatkan media sosial seperti Facebook, Whatsaap, twitter, dan instagram, dengan harga 10 Ribu rupiah perbungkus isi 10 Cireng salju beserta sambal Rujaknya. Bagi yang berminat bisa menghubungi nomor WA dengan nomer 0895 3880 47055.

 

‘’ Untuk harga kita jual Rp 10 ribu perbungkusnya. Dan dalam setiap kemasan, terdiri dari 10 buah cireng lengkap dengan sambal. Sedangkan untuk menikmati cireng. “Cireng lebih nikmat disantap saat masih hangat. Tambah nikmat saat dicocol dengan sambal. Pasti jos, ’’imbuh Sulthon.

 

FOTO PELANGGAN CIRENG

Hingga kini, Cireng yang diberi Label ‘’ Cireng Pak Toton’’ itu cukup dikenal hingga luar Kabupaten Kebumen, seperti Bali, Cilacap, Banyumas, dan Jogyakarta. Untuk Perharinya rata rata terjual 70 hingga 100 bungkus dengan tiga varian seperti Cireng salju, cireng sosis, dan cireng sambal tempe.

 

Adanya usaha yang dilakukan Sulthon tersebut, Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Bumirejo Suprapto sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada Sulthon. Menurutnya, kegiatan produktif ini bisa menjadi inspirasi warga lainya. Terlebih di tengah pandemi Covid 19 dimana kegiatan sebagian warga harus banyak dilakukan dari rumah.

 

‘’Ini sangat bagus dan semoga bisa memotivasi warga lainya agar tetap semangat beraktivitas meskipun ditengah pandemi corona,’’ujar Ketua RT.

 

Sementara itu, salah satu pelanggan cireng Wikan Tris Junanto mengatakan sangat mengemari cireng buatan toton karna memiliki cita rasa yang sangat berbeda dari cireng pada umumnya.

 

‘’ Enak, Gurih, dan tidak menggunakan bahan pengawet. Ini saya suka dan saya setiap hari membelinya,’’Ucap Wikan. (K24/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.