PERISTIWA

Gelar Pesta Pernikahan di Era New Normal, Begini Caranya

3054
×

Gelar Pesta Pernikahan di Era New Normal, Begini Caranya

Sebarkan artikel ini
FOTO SUASANA KEGIATAN SIMULASI PESTA PERNIKAHAN

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Gugus Tugas Covid-19 Kebumen bekerja sama dengan Himpunan Penyelenggara Pernikahan Kebumen (HPPK) menggelar simulasi resepsi pesta pernikahan yang mengadaptasi aturan tatanan normal baru. Kegiatan tersebut dilakukan guna memberikan edukasi masyarakat menjelang tatanan hidup baru atau new normal.

 

Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Setda Kebumen itu, sejumlah tradisi atau kebiasaan lama dihilangkan, di antaranya tidak berjabat tangan dengan pengantin, hingga protokol di area makanan. Agar dapat diikuti oleh seluruh warga Kabupaten Kebumen, jalannya acara juga disiarkan secara langsung oleh LPPL Ratih TV kebumen, Minggu 28 Juni 2020.

 

Simulasi pesta pernikahan dengan konsep new normal. Sejumlah perbedaan terlihat di pesta pernikahan new normal. Protokol kesehatan yang ketat diterapkan mulai di pintu masuk lokasi acara. Tamu wajib menjalani pemeriksaan suhu tubuh, dan mencuci tangan serta menggunakan Handsanitizer.

 

FOTO SUASANA KEGIATAN SIMULASI PESTA PERNIKAHAN

Selain itu, pendataan pun dilakukan sesuai dengan yang ada di undangan pernikahan. Pengantin dan keluarga, juga nampak berbeda. Untuk keluarga harus mengenakan perisai wajah atau face shield.

 

Tidak ada sesi berjabat tangan dengan pengantin. Selain itu sesi foto bersama hanya dilakukan dengan tamu khusus, tentunya dengan menerapkan aturan jarak fisik atau physical distancing.

 

Perbedaan juga diberlakukan pada area hidangan tamu. Tamu, tidak bisa mengambil makanan sendiri. Nantinya tamu akan dilayani oleh karyawan catering yang sudah mengenakan sarung tangan.Tempat makanan pun diberi sekat pembatas, untuk menghindari interaksi langsung.

 

Selain itu, untuk jumlah tamu yang masuk juga dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas lokasi acara. Pembatasan jarak antar tamu juga diberlakukan.

 

FOTO SUASANA KEGIATAN SIMULASI PESTA PERNIKAHAN

Ketua HPPK Rozaaq Abdillah mengatakan, ada beberapa perbedaan yang harus pahamai masyarakat ketika menggelar resepsi pesta pernikahan di era new normal ini. salah satunya harus menggunakan protokol kesehatan. Resepsi pernikahan dengan konsep new normal ini diharapkan mampu memangkas biaya dan kesan intim dengan tamu undangan.

 

“Kegiatan ini untuk memendukasi masyarakat agar faham apa saja yang harus diketahui jika akan menggelar resepsi pernikahan, ‘’ujar Rozaaq.

 

Sementara itu, Pengurus Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (Aspedi) Jawa Tengah Ketut Agus Utomo menambahkan, ada beberapa yang perlu perhatikan saat masyarakat ingin menggelar pesta pernikahan di era new normal. Salah satunya sebelum digelar, kedua mempelai beserta orang tua melakukan uji rapid. Hal itu bertujuan agar saat prosesi acara kedua mempelai dinyatakan aman.

 

‘’ Bagi para tamu, juga harus memperhatikan kondisi kesehatanya. Jika sedang sakit sebaiknya jangan memaksakan datang menghadiri pesta tersebut,’ ungkap Ketut Agus Utomo. (K24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com