KEBUMEN, Kebumen24.com- Belum genap satu bulan menjabat sebagai orang nomor satu di jajaran Korem 072/Pamungkas. Kolonel Arh Ibnu Bintang Setiawan selaku Komandan Korem (Danrem) 072/Pmk langsung mengunjungi beberapa daerah termasuk Kabupaten Kebumen.
Mengawali pelaksanaan tugas sebagai Danrem 072/Pamungkas, kunjungan tersebut dalam rangka memastikan keterlibatan proaktif prajurit TNI dalam penanganan pandemi Covid-19. Danrem 072/Pamungkas beserta rombongan berkesempatan mengunjungi dapur umum yang didirikan di Komplek Islamic Center Kebumen.
“Kami adalah pejabat baru sekitar dua minggu di Korem dan ijin silaturahmi,” terangnya, dalam sambutan kunjungan, Jumat, 15 Mei 2020.
Danrem menambahkan, secara kedekatan emosional sudah terjalin sejak lama dengan Kebumen. Pasalnya, sebelum menjabat sebagai Danrem dirinya sering mengunjungi Kebumen saat dirinya menjabat Dandim Purworejo.
“Walaupun lama tidak kesini tapi kami pernah menjadi Dandim purworejo dan sering silaturahmi ke Dandim Kebumen,” ucapnya.
Dalam kunjungannya, Danrem 072/Pamungkas disambut secara langsung oleh Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz didampingi Dandim 0709/Kebumen, Kapolres Kebumen serta kepala OPD maupun instansi terkait.
Pada kesempatan itu, Danrem juga membagikan paket sembako menyasar kepada warga yang cukup terdampak atas pandemi Covid-19.
“Kami punya paket sembako yang akan disalurkan ke 10 Kodim, hari ini akan membagi ke 5 koramil di Kebumen untuk nantinya dibagikan ke masyarakat sekitar Koramil,” imbuhnya.
Ia berharap sinergitas yang dibangun antara unsur TNI dengan pihak lain khususnya Pemkab Kebumen dan Polri terus terjaga dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Guyubnya luar biasa saya melihat kegiatan ini terlaksana secara rutin, Bupati semangat mengajak rekan yang lain ini hasilnya barangkali bermanfaat. Tidak mungkin bekerja sendiri untuk menyelesaikan masalah ini, tanpa kebersamaan ini akan berlarut dan berpengaruh sangat besar,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz dalam sambutan memaparkan kondisi terkini serta berbagai upaya yang telah dilakukan dalam menghadapi Covid-19.
“Sudah kita maksimalkan, termasuk mendirikan cek point hingga tingkat desa. Dari lima Kabupaten tetangga, angka positif kita terendah kedua,” paparnya.
Selain itu, dalam penanganan dampak ekonomi yang dihadapi masyarakat, kata Yazid, salah satu yang dilakukan adalah dengan mendirikan dapur umum yang melibatkan berbagai elemen.
“Dalam rangka upaya memberikan sumbangsih kepada masyarakat sedikitnya setiap hari 1300 nasi bungkus kita bagikan,” tutupnya. (K24/Hfd)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















