EkonomiPemerintahanSOSIAL

Pastikan Pencairan Bantuan Sosial Lancar, Wabup Arif Tinjau Ke Sejumlah Kantor Pos

1739
×

Pastikan Pencairan Bantuan Sosial Lancar, Wabup Arif Tinjau Ke Sejumlah Kantor Pos

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Arif Sugiyanto Saat Melakukan Peninjauan

KEBUMEN, Kebumen24.com –  Guna memastikan proses pencairan bantuan sosial tunai dari Kemensos RI Berjalan lancar, Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto meninjau langsung ke sejumlah di beberapa Kantor Pos yang ada di Kebumen.

 

Pemantauan yang dilakukan Sabtu 9 Mei 2020 itu, Wakil bupati idampingi oleh Sekretaris Dinas Sosial PPKB Kebumen H Kinanto. Kegiatan diawali dengan mendatangi Kantor Pos Kebumen. kemudian dilanjutkan ke Kantor Pos Pejagoan, Sruweng, Sempor, serta Rowokele dan Kuwarasan.

 

Pada setiap kunjungannya, Wabup berkesempatan menyapa para warga dan petugas kantor pos serta menanyakan terkait pelaksanaan dan kendala saat pencairan. Pada kesempatan itu, Wabup juga menegaskan bahwa dalam bantuan sebesar Rp 600.000 tidak diperbolehkan adanya potongan sedikit pun baik saat menerima maupun setelah menerima.

 

Seperti saat berada di Kantor Pos Kecamatan Sempor, Wabup mendapat laporan dari seorang perempuan bernama Sumiati warga RT 01 RW 03 Dukuh Karangsambeng, Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, yang mengatakan di RT-nya bantuan akan dipotong Rp 200.000.

 

“Dana itu katanya untuk dibagikan kepada warga yang tidak menerima bantuan,” ujar Sumiati saat mengantre mencairkan bantuan di Kantor Pos.

 

Wakil Bupati Arif Sugiyanto Saat Melakukan

Sementara itu Kepala Desa Bejiruyung, Sopingi yang kebetulan ada di lokasi mengakui bahwa di satu RT tersebut memiliki tradisi untuk membagi rata bantuan dari pemerintah. Pihaknya juga sudah memberitahu bahwa sesuai aturan, bantuan yang diterima oleh warga tidak bisa dibagi rata.

 

” Kami sudah memberitahu ke pihak R, bahwa untuk bantuan ini jangan sampai di potong,”kata Sopingi.

 

Selain itu, Wakil Bupati juga mendapati adanya kepala keluarga penerima yang sudah meninggal dunia. Sedangka  kartu keluarga sudah diterbitkan dengan yang baru yang tidak tercantum nama kepala keluarga yang sudah meninggal. Dari konsultasi yang dilakukan oleh petugas Kantor Pos, bantuan masih tetap bisa dicairkan dengan beberapa persyaratan.

 

Wabup Kebumen Arif Sugiyanto kembali menegaskan bahwa bantuan tersebut hendaknya diterima dengan utuh, dan tidak boleh di potong.

 

“Tadi kami menemukan ada yang rencananya akan di potong. Untuk itu nanti kami sampaikan ke aparat terkait agar tidak ada potongan,”tegas Wakil Bupati Arif Sugiyanto.

 

Wakil Bupati Arif Sugiyanto Saat Melakukan

Kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, Wabup menyampaikan, bahwa pemerintah telah menyiapkan bantuan dengan beberapa skema. Selain bantuan reguler seperti PKH, bantuan sembako, BST, kemudian bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa, serta dari Pemprov dan Pemkab.

 

Adapun untuk BLT Dana Desa sendiri jumlahnya sama, yakni Rp 600.000 yang diberikan selama tiga bulan. Saat ini Pemdes melakukan Musyawarah Desa (Musdes) khusus untuk menentukan calon penerima sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Agar tidak terjadi dobel bantuan, BLT Dana Desa akan disalurkan setelah BNT dari Kemensos.

 

“Kami berharap sebelum Lebaran BLT DD sudah bisa seluruhnya tersalurkan kepada masyarakat,”imbuhnya.

 

Perlu diketahui, penerima BNT dari Kemensos di Kebumen sebanyak 27.191 keluarga. Dari jumlah tersebut sedikitnya ada 21.736 penerima yang disalurkan melalui Kantor Pos. Sedangkan untuk sisanya disalurkan melalui Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yang tersebar di empat bank, yaitu Bank Mandiri, BTN, BRI dan BNI. (K24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com