Hukum

Edarkan Pil Hexymer, Untung Cuma Bisa Buat Beli Rokok, Malah Ditangkap Polisi

1826
×

Edarkan Pil Hexymer, Untung Cuma Bisa Buat Beli Rokok, Malah Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Foto Pres Rilis Di Mapolres Kebumen

KEBUMEN, Kebumen24.com – Seorang Pria berinisial RZ (21) warga desa/kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, terpaksa ditangkap jajaran Sat Resnarkoba Polres Kebumen lantaran diduga telah mengedarkan Pil Hexymer secara ilegal.

 

Pria penganguran ini diamanakan Polisi pada hari Sabtu 4 April 2020 lalu. Dari penangkapan itu polisi mengamankan 6 butir pil Hexymer dari sisa penjualan pelaku.

 

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat konferensi pers mengungkapkan, modusnya adalah mencari keuntungan dari penjualan Pil Hexymer itu.

 

“Tersangka menjual paket pil Hexymer dengan harga antara 50 ribu Rupiah sampai dengan 100 ribu Rupiah. Setiap paket berisi 10 butir Pil Hexymer warna kuning,” jelas AKBP Rudy didampingi Kasat Resnarkoba AKP R Widiyanto, Jumat 8 Mei 2020.

 

Kepada penyidik, keuntungan penjualan itu ia gunakan untuk membeli rokok dan kepentingan pribadi. Ia pun mengetahui, bahwa mengedarkan Pil Hexymer secara ilegal adalah  perbuatan melanggar hukum dan bisa dipenjara.

 

Selain mengedarkan, tersangka juga secara rutin mengkonsumsi untuknya pribadi untuk mendapatkan efek tenang mabuk.

 

Akibat perbuatanya, Tersangka dijerat Pasal 196 Jo. Pasal 98 Ayat (2) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun  penjara dan denda paling banyak 1 Miliar Rupiah.

 

Perlu diketahui, Hexymer merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan hexymer juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

 

Penggunaan obat hexymer dalam dosis tinggi dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti bingung, eksitasi, dan gangguan jiwa. Efek samping obat hexymer juga bersifat psikis. Ada beberapa kondisi psikis yang bermasalah, yaitu seperti kebingungan, halusinasi, hilang ingatan, euforia, dan gelisah. Glaukoma mungkin saja terjadi pada pasien tertentu meskipun jarang terjadi. (K24/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com