HukumPERISTIWA

Delapan Ekor Kambing Milik Warga Kecamatan Petanahan Hilang Dalam Semalam

1434
×

Delapan Ekor Kambing Milik Warga Kecamatan Petanahan Hilang Dalam Semalam

Sebarkan artikel ini

PETANAHAN, Kebumen24.com- Sejumlah warga pemilik ternak di Desa Munggu Kecamatan Petanahan dibuat geger atas kehilangan delapan ekor kambing dalam semalam. Mereka harus merelakan hewan ternak miliknya digondol maling ditengah tekanan ekonomi akibat wabah Covid-19 seperti saat ini.
Lukman Hakim (38), salah satu pemilik kambing menceritakan, dirinya mengetahui dua ekor kambing miliknya hilang sekitar pukul 01.30 WIB pada Senin (6/7). Sebelum aksi pencurian terjadi, ia sempat mendengar suara gemuruh dari dalam kandang. Tak berselang lama saat menghampiri kandang ia terkejut mendapati kambing telah hilang dan menyisakan bekas tali pengikat yang dipotong kawanan pencuri.

  “Waktu itu sapi sama kambing berisik teriak-teriak gitu, terus saya cek sudah tidak ada tinggal tambang pengikat putus semua. Jam dua pagi baru saya tahu, kejadian setengah jam sebelum waktu itu,”ujar warga Desa Munggu RT 03/03 Kecamatan Petanahan, Jumat 10 April 2020.

 
Beruntung, kata Lukman, hewan ternak miliknya tidak dibawa kabur semua oleh pencuri. Namun demikian, kambing yang rencananya dalam waktu dekat ini akan dijual guna mencukupi kebutuhan harus ia relakan hilang. Atas aksi pencurian tersebut kerugian ditaksir mencapai enam juta rupiah.

“Sekarang tersisa dua sapi dan satu kambing. Padahal mau dijual karena sekarang kan lagi sulit, tapi mau gimana lagi,” imbuhnya.

Hal serupa dirasakan Mukidah (60), warga Desa Munggu RT 01/05. Diwaktu yang sama ia harus kehilangan tiga ekor kambing yang semua didapatkan dari jerih payah bagi hasil dengan saudaranya selama ini. Ia mengungkapkan, tiga ekor kambing tersebut diketahui hilang pada pagi hari saat dirinya hendak memberi pakan.

 “Ketahuan waktu pagi mau ngasih makan, kok pintunya sudah kebuka. Saya cari-cari sampai sore tidak ada. Kambing maro (bagi hasil) belum merasakan upah karena rencana mau dijual tapi sudah hilang dulu,” jelasnya.

 
Sementara, Kepala Desa Munggu, Kecamatan Petanahan, Nasiati saat dikonfirmasi membenarkan ihwal pencurian kambing tersebut. Menurut laporan yang ia dapat, keseluruhan kambing hilang sebanyak delapan ekor yang merupakan milik empat warga.

“Dalam semalam ada laporan delapan ekor kambing hilang. Semua itu tersebar di wilayah desa kami,” paparnya.

Guna mengantisipasi kejadian tak terulang, pihaknya menghimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan. Terlebih masa pandemik Covid-19 ini dinilai berpotensi dimanfaatkan sejumlah oknum untuk melakukan tindak kejahatan.

 “Langsung kita galakan ronda, sembari menjaga posko penanganan virus corona karena kita tidak ingin kejadian ini terulang lagi,” tutupnya. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.