Lingkungan HidupSOSIAL

Jelang Bulan Suci Romadhon, PD Muhammadiyah Kebumen Akan Bagikan Paket Sembako Senilai 2,4 Miliar

1450
×

Jelang Bulan Suci Romadhon, PD Muhammadiyah Kebumen Akan Bagikan Paket Sembako Senilai 2,4 Miliar

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com- Pengurus Daerah Muhammadiya (PDM) Kebumen melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,41 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak corona. Bantuan tersebut akan diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap ekonomi masyarakat bawah, menjelang datangnya bulan suci Romadhon ditengah maraknya badai corona.
Hal itu, disampaikan langsung oleh Ketua PDM Kebumen H Abduh Hisyam, pada saat menggelar Jumpa Pers Kamis, 16 April 2020, di di Posko MCC di Kompleks PDM Kebumen.
Abduh Hisyam menjelaskan, bahwa bantuan tersebut rencanya akan dibagikan pada tanggal 22 April kepada 10.716 masyarakat yang rentan terhadap pandemi Covid-19. Kendati begitu, bantuan itu tidak akan dibagikan berupa uang, melainkan bahan dasar kebutuhan pokok makanan. Adapun skala prioritas bantuan sendiri menyasar keluarga miskin maupun keluarga yang terdampak secara langsung berkenaan pandemi Covid-19.

 “Kita ingin menyentuh masyarakat, bantuan ini akan kita bagikan pada 22 April kepada 10.716 masyarakat yang rentan terhadap pandemi Covid-19,”ucapnya.

Selain itu, bantuan ini juga akan diberikan secara berkala, dengan harapan dapat menjadi angin segar bagi masyarakat, terlebih menjelang memasuki bulan suci ramadhan.

“Tahap pertama kita bagikan menjelang ramadhan kemudian tahap kedua pertengahan ramadhan kita bagikan kepada 32.150 penerima, dan akan lebih besar lagi dari yang diterima sebelumnya,” terangnya.

 
Sementara, Ketua Koordinator MCCC PDM Kebumen Heri Pramono menambahkan, pembagian bantuan akan mengacu data yang dimiliki MCCC, dimana persebaran masyarakan yang akan diberi bantuan telah melalui tahap screening dan dianggap layak untuk menerima bantuan.

“Kita menggunakan data yang kita punya, karena banyak warga sebelumnya meminta dan setelah kita cek ternyata tidak mampu dan itu yang kita berikan,” ucapnya.

Terkait teknis pembagian bantuan, pihaknya akan mendistrubusikan bantuan yang bernilai Rp 50-100 ribu tersebut langsung ke rumah penerima melalui relawan MCCC dan relawan di badan otonom. Hal itu dilakukan mengingat pemerintah telah mengeluarkan himbauan agar tetap memperhatikan sosial distancing pada setiap melakukan aktifitas.

“Teknis setiap kantor pelayanan zakat ada relawan yang siap mengantar ke rumah by name by adres sudah ada,” jelas Heri.

Dirinya menjelaskan, terkumpulnya nominal bantuan itu tidak terlepas dari sumbangsih masyarakat khususnya kalangan Muhammadiyah melalui Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) selaku penanggung jawab koordinator penghimpun dana.

“Kenapa Lazismu ditunjuk, karena lembaga keuangan yang telah medapat legalitas keuangan sehingga kita berharap dari gerakan ini akan mengahasilkan sinergi yang baik antara internal dan eksternal,” pungkasnya. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.