Kesehatan

Cegah Penularan Corona, Petugas Puskesmas Karanganyar Gunakan APD Saat Pelayanan

1365
×

Cegah Penularan Corona, Petugas Puskesmas Karanganyar Gunakan APD Saat Pelayanan

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, Kebumen24,com – Petugas Kesehatan Puskesmas Karanganyar mulai hari ini kenakan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap dalam melayani pasien yang datang. Hal ini diterapkan guna pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Selain penggunaan APD lengkap, Puskesmas Karanganyar juga menerapkan kebijakan Social Distancing dengan mengatur jarak dan memberi tanda pada tempat duduk untuk pasien serta menyediakan tempat cuci tangan agar sebelum masuk ke dalam Puskesmas pasien mencuci tangannya dengan sabun terlebih dahulu. Pasien yang dirawat inap hanya boleh ditunggu maksimal 2 orang, dan tidak diperkanankan untuk dijenguk.
Kepala Puskesmas Karanganyar  dr. Agus Supriyanto melalui dr. Nur Diana mangatakan kebijakan penggunaan APD lengkap oleh petugas medis mulai diberlakukan hari ini Senin 30 Maret 2020.

“Untuk APD lengkap seperti ini memang baru kami berlakukan mulai hari ini”, Kata dr. Diana.

 
Dijelaskannya untuk saat ini pengadaan APD lengkap di Puskesmas Karanganyar ini baru ada 10 unit. Adapun ADP tersebut dapat digunakan kembali, dimana setelah dipakai dengan APD disemprotkan disinfektan dan di jemur agar bias digunakan kembali.

“APD yang kita miliki saat ini bukan yang sekali pakai ya, melainkan dapat digunakan kembali setelah disemprot disinfektan dan dijemur”, jelasnya dr. Diana.

Kini Pasien yang datang tidak langsung menuju ke tempat pendaftaran, akan tetapi akan dilakukan cek screening terlebih dahulu. Apabila pasien memiliki keluhan atau gejala batuk pilek  maka pemeriksaan pun dilakukan di luar baik itu pasien pendatang dari luar kota maupun pasien lokal.

“Jadi pasien datang kami arahkan untuk cuci tangan dengan sabun terlebih dahulu, kemudian oleh petugas akan ditanyakan apabila tidak ada keluhan batuk pilek maka pasien boleh langsung masuk, apabila memiliki gejala tersebut maka akan dicek screening terlebih dahulu dan pemerikasaan juga kita layani di luar”, tambahnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berkerumun dan banyak melakukan aktivitas diluar rumah. Diharapkan masyarakat bisa mengisolasi diri secara mandiri dan menjaga pola hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi. Bagi para pemudik diharapkan mengisolasi diri selama 14 hari dan apabila tidak sakit tidak perlu datang ke Puskesmas.

“Bagi pemudik di luar kota dihimbau untuk mengisolasi diri di rumah selama 14 hari, apabila tidak ada gejala seperti batuk pilek atau keluhan sakit lainnya tidak perlu datang ke Puskesmas” pungkasnya. (K24/ARTA)
 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.