SOSIAL

PWM Muhammadiyah Jawa Tengah Sambangi Korban Kebakaran di Sruweng

1220
×

PWM Muhammadiyah Jawa Tengah Sambangi Korban Kebakaran di Sruweng

Sebarkan artikel ini

SRUWENG, Kebumen24.com- Musibah terbakarnya rumah yang menimpa keluarga Rahmat Hidayat warga Desa Sruweng RT 03 RW 01 Kecamatan Sruweng pada Minggu (26/1/2020) petang mendapat perhatian dari jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah.
Didampingi perwakilan Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Ketua PDM M Abduh Hisyam, Ketua Lazismu Daerah Kebumen dr Hasan Bayuni, Ketua PCM Sruweng Tenggar Wardana. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah H Tafsir secara simbolis juga berkesempatan memberikan bantuan berupa uang senilai Rp 25 juta yang bersumber dari Lazismu Jawa Tengah dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dasmen).

“Ini bentuk empati untuk bisa membantu meringankan beban sohibul musibah. Semoga bermanfaat dan barokah,” jelas H Tafsir, Selasa 4 Februari 2020 malam.

Pucuk pimpinan Muhammadiyah tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut meluangkan waktu khusus untuk melihat secara langsung keadaan dan kondisi rumah pasangan suami istri yang merupakan seorang guru di salah satu SMP Muhammadiyah di wilayah Kebumen. Ia berharap, bantuan yang tidak hanya datang dari PWM dapat segera direalisasikan untuk pembangunan rumah.

“Mudah-mudahan tidak lama lagi rumah ini akan kembali berdiri dan secepatnya dapat ditempati kembali,” imbuhnya.

Dikatakan H Tafsir, sebelumnya ia mendapat kabar mengenai kejadian yang mengalami kerugian ditaksir mencapai puluhan juta melalui aplikasi grup percakapan warga Muhammadiyah. Lantas pihaknya berupaya menghimpun dana yang terkumpul di Lazismu.

 “Saya menerima gambar dan video singkat di WA Grup Wargamu. Begitu langsung kontak lembaga terkait untuk datang ke Kebumen memberikan support,” bebernya.
 

Diiringi isak tangis keluarga korban, H Tafsir mencoba memberikan pesan serta dorongan agar selalu menerima setiap musibah yang menimpa. Ia berkeyakinan dalam sebuah musibah pasti nemiliki hikmah yang tersembunyi.

  “Kamu tidak sendirian banyak saudara, kita turut prihatin dan pasti ada hikmah yang bisa diambil baik bagi sohibul musibah maupun yang lain,” tandasnya.

Ketua Lazismu Daerah Kebumen dr Hasan Bayuni menuturkan, berselang beberapa jam pasca kejadian ini pihaknya bergegas turut menghimpun dana dari beberapa segmen yang berada di lingkungan Muhammadiyah Kebumen. Dalam penghimpunan itu, terkumpul dana sekitar Rp 75 juta.

 “Jadi begitu ada kejadian langsung malamnya saya bergerak menghimpun dana satu minggu. Menyasar warga Muhammadiyah, siswa, simpatisan, termasuk dari karyawan rumah sakit” ucapnya.

Lebih lanjut, akumulasi keseluruhan hasil penghimpunan dana, nantinya akan dibelanjakan berupa material bangunan serta kebutuhan terkait pembangunan. Direncanakan, rumah yang saat ini sedang memasuki proses awal pekerjaan pada hari kemarin akan selesai dalam kurun satu bulan.

“Pembangunan ini memang dari nol. Bahkan ada yang nyumbang meja makan satu paket,” kata dr Hasan.

Sementara, pemilik rumah Rahmat Hidayat menuturkan, cukup terharu atas kedatangan PWM Muhammadiyah Jawa Tengah beserta rombongan. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas sumbangsih yang diberikan untuk membangun kembali rumahnya.

 “Satu yang buat saya terenyuh saat satu merasakan sakit yang lain juga ikut sakit. Rela jauh dari Semarang datang kesini. Terimakasih tak terhingga kami ucapkan,” kata Rahmat.

Saat ini, dirinya bersama keluarga tinggal di sisa salah satu ruangan rumah yang tidak turut terbakar kobaran api. Seperti diberitakan sebelumnya, rumah Rahmat Hidayat ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik ketika ia sedang pergi berbelanja. Selain barang elektronik seperti laptop, televisi dan kulkas, perabotan rumah tangga juga turut hangus oleh si jago merah. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.