Kesehatan

Peyebab Keracunan Masal Di Karanganyar Diduga Karna Zat Kimia Dalam Makanan

1028
×

Peyebab Keracunan Masal Di Karanganyar Diduga Karna Zat Kimia Dalam Makanan

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Sebanyak 91 Warga (Red- sebelumnya ditulis 78) di Kecamatan Karanganyar Kebumen, dinyatakan Mengalami Gejala Keracunan setelah menghadiri Pesta Pernikahan Pada Minggu 2 Februari 2020 kemarin. Hingga kini sebagain kondisi korban kini telah berangsur membaik dan ada yang telah dipulangkan setelah mendapatkan perawatan medis.
Sebelumnya, petugas telah mengambil 13 sampel makanan yang diambil dari tiga lokasi hajatan. Kemudian Sampel makanan itu dimasukkan Laboratorium Kesehatan Daerah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari tiga belas sampel makanan yang diambil yakni sop, udang, daging sapi, rolade, es krim, daun pepaya, nasi, dawet, sayur kangkung, puding, empek-empek, siomay dan bakso.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Dwi Budi Satrio, mengatakan hasil pengecekan laboratorium ditemukan nitrit dalam sampel makanan yang diuji. Kendati demikian, dirinya belum merinci kandungan tersebut berada pada makanan yang mana. Mengingat jumlahnya sampel makanan yang cukup banyak.

 “Hasil pemeriksaan kandungan kimiawinya ditemukan nitrit. Sebenarnya kalau dosis kecil tidak berbahaya karena pada dasarnya pada makanan terdapat kandungan ini. Tetapi jika jumlahnya banyak dapat membuat perut mual,” katanya, saat ditemui dikantor Dinkes Kebumen, Rabu 5 Februari 2020.

Dirinya menambahkan kandungan nitrit biasa ditemukan pada olahan daging, bahan pengawet dan penyedap rasa.Meski kandungan kimiawi makanan telah ditemukan namun akan dilakukan tes kandungan mikroba. Selanjutnya Hasil pemeriksaan mikroba baru dapat diketahui  Sore hari ini.

‘’ Kita tunggu sampai sore nanti hasilnya,’’imbuhnya.

Adanya kejadian itu, Budi berharap kasus ini jadi yang terakhir di Kebumen, dan bagi para pelaku jasa catering diminta untuk lebih meningkatkan kualitas standar kesehatannya dalam menyajikan sebuah makanan yang akan disajikan.

“Kami mengimbau agar dalam mengolah makanan lebih baik ke depannya,” imbaunya.(K24/ARTA)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.