PERISTIWA

Hari Ke Tiga, Pencarian Dua Remaja terseret Ombak di Pantai Laguna Mirit Belum Membuahkan Hasil

989
×

Hari Ke Tiga, Pencarian Dua Remaja terseret Ombak di Pantai Laguna Mirit Belum Membuahkan Hasil

Sebarkan artikel ini

MIRIT, Kebumen24.com – Tim Gabungan TNI Polri bersama Basarnas Cilacap masih terus mencari keberadaan Jasad dua remaja yang terseret ombak di Pantai Lembu Purwo Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Kendati begitu, hingga kini korban belum juga ditemukan lantaran terkendala cuaca dan ombak yang cukup besar.
Kasat Polair Kebumen IPTU K. Panjaitan mengatakan, proses pencarian hari ke 3 pasca terjadinya laka laut yang mengkibatkan hanyutnya dua remaja itu. Tim gabungan yang berjumlah sekitar 80 orang hingga kini masih terus berupaya melakukan pencarian di beberpa titik, dengan melibatkan sejumlah relawan dan sejumlah warga masyarakat nelayan

“ Penyisiran sudah kita lakukan 2 sampai 3 kali berjalan sepanjang pinggir pantai tapi belum bisa kita temukan jasad korban. Padahal kita arah pencarian juga sudah ke timur sampai Jetis ke barat sampai Ambal,” ungkapnya, Jumat 3 Januari 2020.

Sementara itu, Ketua Tim Basarnas Cilacap  Supriadi mengungkapkan pencarian kedua korban terus diupayakan petugas gabungan. Tim SAR gabungan setidaknya terdiri dari 35 orang termasuk juga dibantu warga nelayan maupun keluarga korban terus melakukan pencarian.

“Untuk memaksimalkan pencarian, kita sepakati dengan membuat regu,” katanya.

Dijelaskanya, 3 regu SRU akan melaksanakan penyisiran dan membuat pos bayangan sejauh tiga kilometer dari lokasi kejadian. Kemudian satu regu SRU lain bertugas berkoordinasi dengan Basarnas Yogyakarta yang sedang melakukan pencarian di Pantai Jetis Purworejo.

 “Regu ini bertugas koordinasi dan penyebaran informasi ke masyarakat pesisir,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua pelajar di Kabupaten Kebumen terseret ombak Pantai Laguna Desa Lembupurwo, Rabu 1/1/2020 pagi. Masing-masing Fadlun Ali Fatah (18) asal Desa Mangunranan Kecamatan Mirit, dan Zam Zam (16) warga Desa Mrinen Kecamatan Kutowinangun. Kedua korban hanyut terseret ombak saat mereka mandi di pantai bersama temannya.
Kemudian beberapa jam setelah kejadian, bocah berusia 6 tahun pun sempat terbawa arus di sungai setempat. Beruntung bocah tersebut sempat diselamatkan petugas yang tengah melakukan penyisiran. (K24/IMAM)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.