Pemerintahan

Tumbuhkan Nilai Demokrasi, Warga Desa Kalirejo Adakan Pilkate

1176
×

Tumbuhkan Nilai Demokrasi, Warga Desa Kalirejo Adakan Pilkate

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com- Negara Republik Indonesia dibangun berlandaskan asas demokrasi, termasuk dalam hal memilih calon pemimpin baik tingkat bawah hingga presiden. Untuk menumbuhkan serta menerapkan nilai demokrasi itu, warga RT 01 RW 01 Desa Kalirejo Kecamatan Kebumen menggelar Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (Pilkate).
Pilkate yang diinisiasi warga setempat disambut baik. Terbukti, partisipasi warga yang menggunakan hak suara dalam memilih ketua RT mencapai 60 persen. Pantauan kebumen24.com dilokasi pemungutan suara, dari jumlah pemilih sebanyak 208 tercatat ada 130 warga yang menggunakan hak suaranya.

 “Sisa suara 78. Jumlah yang hadir diantaranya pria 66 orang sedangkan perempuan 64 orang,” tutur Panitia Pilkate, Sukron Hidayat (45), Minggu 19 Januari 2020.

Sukron menyebutkan, Pilkate yang digelar kali kedua di depan halaman rumah Kadus ini diikuti dua calon ketua RT, yakni Tholib dengan nomor urut satu dan Kodiran nomor urut dua. Munculnya dua calon kandidat RT tersebut setelah melalui penjaringan yang dilakukan diberbagai kegiatan perkumpulan warga.

 “Jadi kita manfaatkan ketika ada perkumpulan warga hingga mengerucutlah dua nama itu,” imbuhnya.

Adapun mekanisme pencalonan, jelas Sukron, tidak berbeda jauh dengan pemilihan kepala desa. Seperti terdapat tahapan seleksi berkas administrasi, paparan visi dan misi, pengundian nomor urut serta masa kampanye terbuka.

 “Gambaran Pilkate tidak beda dengan Pilkades, step by step tahapannya juga sama. Pokoknya persis dengan Pilkades,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan terdapat satu pengecualian penggunaan hak suara bagi kepala desa, sekretaris desa dan ketua RW. Dimana suara ketiga itu dapat digunakan manakala jumlah perolehan suara dinyatakan imbang.

  “Surat suara kades, sekdes dan ketua RW dipisah tersendiri. Dibuka ketika jumlah suara draw. Jadi tetao memiliki hak suara dan waktu pencoblosan bareng dengan warga,” terangnya.

 
Kepala Desa Kalirejo Muhammad Khoirudin menyampaikan, selain sebagai ajang pendewasaan berpolitik serta mengamalkan pendidikan berdemokrasi diwilayahnya, ia sangat mengapresiasi upaya warga karena dinilai sebagai cara menselaraskan perbedaan.

“Sangat kami duku karena kita ini hidup di negara demokrasi, ini sebagai sarana edukasi terhadap masyarakat agar faham apa arti berdemokrasi,” katanya.

Ia berharap, agenda semacam itu dapat ditularkan ke wilayah lain sehingga proses pemilihan sosok pemimpin sekalipun sekup RT dapat digelar dengan asas demokrasi.

  “Semoga dapat ditiru yang lain karena ada nilai positif didalamnya. Warga jadi kompak juga dalam menentukan ketua RT maupun RW,”  beber Khoirudin.

Sementara, salah satu warga Ismi Iftitah (50) mengungkapkan, pasca berlangsungnya Pilkate ini ia memberikan harapan besar kepada ketua RT terpilih. Ia menginginkan sosok yang nantinya menjabat sebagai ketua RT dapat memberikan inovasi baru sehingga membawa perubahan positif dilingkungannya.

 “Saya selaku warga yang jelas muncul program-program untuk kemajuan wilayah RT 01,” tuturnya.

Hingga berakhirnya perhitungan suara, Kodiran unggul dengan perolehan 88 suara, sedangkan Tholib memperoleh 42 suara. Warga yang begitu antusias menyiapkan sebuah gerobak hias untuk mengarak keliling kampung bagi ketua RT terpilih. Pada kesempayan itu, disediakan pula pengundian doorprize menarik bagi warga yang menggunakan hak suaranya. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.