KEBUMEN, Kebumen24.com – Malam penganugrahan MISS Al Kahfi 2019, dalam rangka rangakaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H. berlangsung meriah. Pada acara ini belasan para Santriwati, tampil dengan Gaun dari berbagai Kerajaan dan Negara. Uniknya, Gaun yang mereka gunakan terbuat dari media barang bekas, yang merupakan hasil Inovasi dan Kreativitas para santri itu sendiri.
Pada kegiatan yang mengambil tema Beauty Of Srikandi Al Kahfi ini, berabagai penampilan di pertunjukan kepada para penonton. Diantaranya, penampilan Tari Saman, penampilan Bakat Santri, Musik Religi dan lain sebagainya. Pusat acara tersebut, berlangsung di halaman Asrama Putri Ponpes Al-Kahfi, Desa Sumberadi Kebumen, Sabtu Malam 16 November 2019.
Dalam penampilanya itu, para Santriwati berjalan di atas panggung mengenakan Gaun bak putri Kerajaan dari berbagai Negara. Mereka tampil memukau di depan ratusan penonton dan para Dewan Juri yang menilai penampilan mereka.
Selain itu, para model juga diwajibkan menjawab Soal Undian seputar Keislaman dan keindonesiaan yang telah disiapkan oleh penyelenggara. Kemudian para peserta akan di nilai untuk dinobatkan sebagai MISS Al-Kahfi 2019, dan berhak atas penyematan Mahkota, sekligus juga mendapatkan penghargaan serta hadiah dari penyelenggara.
“ Dipilihanya Busana atau Gaun yang terbuat dari media barang bekas, bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah yang menumpuk. selain itu juga mengembangkan Skill dan bakat Santri, serta melatih mereka agar berani tampil di depan umum,” kata Ustadzah Asri Fauziah selaku Panitia.
Adapun Busana yang dikenakan oleh sebanyak 16 Model santri itu, terbuat dari berbagai macam sampah di Pondok Pesantren, seperti botol bekas,tali rafia, tikar anyaman pandan, plastik, daun, koran bekas dan sampah lainya.
“ melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ajang bagi para santri untuk menuangkan Kreativitas, Ide-ide cemerlang dan bersaing dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,” imbuh Asri.
Sementara itu, salah satu peserta Isti Zakiyatul Nisa mengatakan, selain merasa senang dan bangga mengikuti kegiatan ini, ia berharap acara ini dapat semakin Memotivasi Khusunya para Santriwati. Ia pun menyadari, bahwa sampah yang tadinya tak berharga,ketika didaur ulang menjadi sesuatu yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi.
“ Barang barang bekas ternyata bisa di mamfaatkan dan bisa bernilai Ekonomi, saya sangat berharap kegiatan ini dapat memotivasi santri lainya, semoga kedepan bisa terus di tingkatkan dan bisa lebih meriah lagi,” ucapnya. (K24/THR)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















