PERISTIWAReligiSOSIAL

Perangi Radikalisme dan Terorisme, Polda Jateng Gandeng Ulama dan Ormas

1433
×

Perangi Radikalisme dan Terorisme, Polda Jateng Gandeng Ulama dan Ormas

Sebarkan artikel ini

ALIAN, Kebumen24.com – Polda Jawa Tengah meminta agar masyarakat Kebumen tidak khawatir terkait peristiwa ledakan Bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara, yang terjadi baru baru ini. Polisi juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memerangi radikalisme dan terorisme sedini mungkin.
Hal tersebut disampaikan Kasubdit Narkoba Forensik Polda Jateng AKBP. Drs. Teguh Prihmono M,hum, pada acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, dan santunan anak yatim piatu, yang digelar, Jumat, 15 November 2019, di Pondok Pesantren Al -Hasani Desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kebumen.
Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Waka Polres Kebumen, Kompol Prayuda Widiatmoko, pengasuh Ponpes Al -Hasani Gus Fahrudin Ahmad, para Ulama Kyai, para pejabat dilingkungan Polres Kebumen, serta  sejumlah Ormas dan ratusan Santri Pondok setempat.
Pada kegiatan tersebut, Drs. Teguh Prihmono, M,hum, mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabuten Kebumen Khusunya, untuk menangkal radikalisme dan mencegah terjadinya intoleransi, sehingga terwujud kedamaian dan ketentraman di tengah masyarakat.
“Mari bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme, dan jangan takut, agar situasi Kamtibmas di Wilayah Jateng tetap kondusif,”katanya.
Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Jateng ini, lanjut AKBP Teguh, bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antara Polri dan ulama, dengan harapan dapat terwujud kerjasama dan sinergitas yang baik, untuk senantiasa bersama sama menjaga keutuhan NKRI.
“ Harapanya, negara indonesia tetap kondusif, terutama kabupaten kebumen, agar tetap terjaga kerukunan dan kebinekaan, sesuai dengan nilai-nilai pancasila” jelas AKBP Teguh.
Kepada seluruh pondok pesantren yang ada di Kebumen, pihaknya mengajak agar turut serta, bersama sama memerangi radikalisme yang dapat memecah belah umat dan bangsa,” imbuh AKBP Teguh.
Sementara itu Pengasuh Ponpes  AL- Hasani Gus Fahrudin Ahmad mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya yang tepat, untuk memerangi radikalisme dan terorisme sedini mungkin.
“Kami menghimbau kepada masyarakat kebumen agar selalu wasapa, dan mari kita perangi radikalisme, terorisme, dan jangan takut,” pungkas Gus Fahrodin. (K24/THR)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com