Pendidikan

Dari Tangan Murid untuk Madrasah Hijau, MTsN 2 Kebumen Hidupkan Semangat “Kebun Madrasahku”

×

Dari Tangan Murid untuk Madrasah Hijau, MTsN 2 Kebumen Hidupkan Semangat “Kebun Madrasahku”

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Lingkungan madrasah yang hijau dan asri tidak hanya tercipta dari tanaman yang tumbuh, tetapi juga dari kepedulian orang-orang yang merawatnya. Semangat itulah yang dihidupkan MTs Negeri 2 Kebumen melalui kegiatan kokurikuler bertema “Kebun Madrasahku”, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang melibatkan seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX tersebut berlangsung penuh antusias. Para murid tidak sekadar belajar tentang tanaman, tetapi terjun langsung mengolah media tanam, menata tanaman, hingga merawat kebun di lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan ini, proses pembelajaran diperluas dari ruang kelas ke lingkungan sekitar. Murid mendapatkan pengalaman nyata tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus belajar membangun kepedulian melalui aktivitas yang menyenangkan.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah pembuatan taman gantung. Pagar dan tembok madrasah dimanfaatkan sebagai media untuk menata tanaman hias. Dengan kreativitas masing-masing kelompok, murid berusaha mengubah sudut-sudut lingkungan madrasah menjadi lebih hijau, tertata, dan menarik.

Tak hanya tanaman hias, murid juga diajak mengenal dan menanam tanaman obat keluarga (TOGA). Sebelum proses penanaman dimulai, mereka terlebih dahulu menyiapkan media tanam dan perlengkapan berkebun. Seluruh tahapan dilakukan secara berkelompok dengan pendampingan guru.

Setelah media tanam siap, murid mulai menanam dengan penuh perhatian. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyiraman dan pemberian pupuk. Mereka juga belajar menjaga kebersihan lingkungan sekitar kebun serta memahami kebutuhan tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Bagi madrasah, “Kebun Madrasahku” bukan sekadar program penghijauan. Kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari pembentukan karakter murid, khususnya dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, rasa tanggung jawab, kreativitas, dan semangat gotong royong.

Dalam prosesnya, murid belajar membagi tugas, bekerja dalam kelompok, saling membantu, sekaligus menyelesaikan pekerjaan bersama. Nilai-nilai tersebut menjadi pengalaman penting yang tidak selalu diperoleh hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.

Salah seorang murid kelas IX K, Cinta Aisya Anandini, mengaku memperoleh pengalaman berharga dari kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini mengajarkan kami untuk bekerja sama dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurut Cinta, aktivitas berkebun juga membuat murid semakin memahami bahwa menjaga lingkungan bukan pekerjaan sekali selesai. Tanaman yang sudah ditanam membutuhkan perawatan secara rutin agar dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat.

Kepala MTs Negeri 2 Kebumen, Muhdir, M.Pd.I., mengatakan kegiatan “Kebun Madrasahku” merupakan bentuk pembelajaran nyata yang mengajak murid terlibat langsung dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan pembelajaran kolaboratif dengan tema ‘Kebun Madrasahku’ menjadi pembelajaran nyata untuk menumbuhkan kepedulian murid dalam cinta lingkungan, tanggung jawab, kreativitas, dan gotong royong,” jelas Muhdir.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata. Perawatan kebun secara berkelanjutan diharapkan menjadi kebiasaan bersama seluruh warga madrasah.

“Kami berharap kebiasaan merawat tanaman ini terus berlanjut sehingga madrasah semakin hijau, asri, dan menjadi ruang belajar yang menyenangkan,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.