Pendidikan

MTs Negeri 2 Kebumen Jadi Pelopor Program Sekolah Siaga Kependudukan, Bekali Siswa Hadapi Indonesia Emas 2045

55
×

MTs Negeri 2 Kebumen Jadi Pelopor Program Sekolah Siaga Kependudukan, Bekali Siswa Hadapi Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – MTs Negeri 2 Kebumen menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa melalui penyelenggaraan Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), Senin (28/7/2026). Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kebumen.

Program tersebut menjadi langkah strategis dalam menanamkan wawasan kependudukan kepada peserta didik sejak dini, sekaligus mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Sosialisasi diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, serta para peserta didik. Hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinkes PPKB Kabupaten Kebumen, Aryo Prihasmara, S.Farm., A.Pt., serta Opi R. Wardhani, S.Pd., guru dari SMA Negeri 1 Prembun yang berbagi pengalaman mengenai keberhasilan penerapan Program Sekolah Siaga Kependudukan di sekolahnya.

Dalam paparannya, Aryo Prihasmara menjelaskan bahwa Program Sekolah Siaga Kependudukan merupakan salah satu upaya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk meningkatkan literasi kependudukan di kalangan generasi muda. Menurutnya, pemahaman mengenai isu kependudukan perlu ditanamkan sejak usia sekolah melalui proses pembelajaran yang terintegrasi.

“Program ini bertujuan agar sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter peserta didik yang mampu mengambil keputusan secara bijaksana, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan kependudukan di masa depan,” jelas Aryo.

Ia menambahkan, implementasi Program Sekolah Siaga Kependudukan juga didukung dengan pembentukan Pojok Kependudukan, yaitu ruang literasi yang menyediakan berbagai informasi, buku, artikel, dan media edukasi mengenai kependudukan. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi sumber belajar yang mudah diakses oleh seluruh warga madrasah.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 2 Kebumen, Muhdir, M.Pd.I, mengungkapkan rasa bangganya karena madrasah yang dipimpinnya menjadi MTs pertama di Kabupaten Kebumen yang mengikuti sosialisasi Program Sekolah Siaga Kependudukan.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Melalui program ini kami berharap peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki wawasan yang luas mengenai kependudukan sehingga mampu menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Pada sesi berikutnya, Opi R. Wardhani memaparkan berbagai praktik baik penerapan Sekolah Siaga Kependudukan di SMA Negeri 1 Prembun. Ia menjelaskan bahwa implementasi program dilakukan melalui pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), kegiatan Genre Goes to School, serta pengintegrasian materi kependudukan ke dalam berbagai aktivitas pembelajaran maupun kegiatan kesiswaan.

Selain itu, ia mengajak para siswa untuk mulai merancang masa depan sejak dini dengan menerapkan pola hidup sehat, memilih lingkungan pergaulan yang positif, meningkatkan semangat belajar, serta memiliki perencanaan pendidikan dan karier yang matang.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti jalannya sosialisasi, berdiskusi dengan narasumber, hingga menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan selama sesi berlangsung. Antusiasme peserta semakin meningkat saat panitia menggelar kuis interaktif berhadiah yang membuat suasana semakin hidup.

Melalui penyelenggaraan Sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan ini, MTs Negeri 2 Kebumen berharap budaya literasi kependudukan dapat terus berkembang di lingkungan madrasah. Dengan bekal pengetahuan, karakter, serta kesadaran terhadap isu kependudukan, para peserta didik diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berkualitas, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.