KEBUMEN, Kebumen24.com – Pengelolaan masjid di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan mengatur kegiatan ibadah. Takmir masjid dituntut memiliki kapasitas yang lebih luas, mulai dari manajemen, pendidikan, sosial kemasyarakatan hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Atas dasar itu, Lembaga Takmir Masjid (LTM) PCNU Kebumen mendorong para takmir untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademik melalui akses pendidikan tinggi. Salah satunya dilakukan melalui program beasiswa afirmasi IAINU Kebumen bagi takmir masjid yang mendapatkan rekomendasi dari LTM PCNU Kebumen.
Sosialisasi program tersebut digelar di Gedung Teatrikal IAINU Kebumen, Sabtu (22/8/2026), dan diikuti puluhan takmir masjid yang telah memperoleh rekomendasi dari LTM PCNU Kebumen.
Menariknya, dari peserta yang hadir terdapat dua orang yang diketahui merupakan hafidz Al-Qur’an 30 juz. Sementara peserta lainnya merupakan takmir yang selama ini aktif menjalankan pelayanan, pengelolaan kegiatan keagamaan, serta pengabdian di lingkungan masjid masing-masing.
Program afirmasi tersebut membuka kesempatan bagi para takmir untuk menempuh pendidikan tinggi pada sejumlah program studi di IAINU Kebumen, di antaranya Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ekonomi Syariah, serta Perbankan Syariah.
Kesempatan ini menjadi penting karena tantangan pengelolaan masjid saat ini semakin berkembang. Masjid bukan hanya dituntut mampu menyelenggarakan kegiatan keagamaan, tetapi juga diharapkan dapat berperan sebagai pusat pendidikan, kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat hingga penguatan ekonomi umat.
Dari pihak IAINU Kebumen, Dr. Imam Subarkah, M.Pd., memberikan penjelasan mengenai program beasiswa afirmasi sekaligus pilihan program studi yang dapat diikuti para takmir.
Ia menjelaskan, proses perkuliahan dapat dilakukan dengan pendekatan hybrid learning. Model tersebut diharapkan memberikan ruang bagi para takmir untuk tetap menjalankan tanggung jawab pelayanan di masjid sembari meningkatkan kualifikasi akademiknya.
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu faktor penting, mengingat sebagian besar takmir memiliki tanggung jawab pelayanan yang tidak bisa begitu saja ditinggalkan.
Sementara itu, Ketua LTM PCNU Kebumen, H. Agus Salim Chamidi, M.Pd.I., menegaskan bahwa peningkatan kompetensi takmir merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Menurutnya, takmir masjid tidak cukup hanya memahami persoalan ibadah. Mereka juga perlu memiliki kemampuan dalam mengelola organisasi, manajemen masjid, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan ekonomi umat.
“Peningkatan kompetensi takmir menjadi bagian penting agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mampu menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan, dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci agar fungsi sosial masjid dapat berkembang secara nyata.
Selama ini, masjid memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Namun, potensi tersebut tidak otomatis berjalan maksimal tanpa pengelolaan yang profesional, sumber daya manusia yang kompeten, serta kemampuan membaca kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Karena itu, pendidikan bagi takmir tidak semestinya dipandang sekadar sebagai upaya memperoleh gelar akademik. Lebih jauh, pendidikan diharapkan menjadi sarana memperkuat kemampuan takmir dalam menerjemahkan nilai-nilai keislaman menjadi program yang memberikan manfaat langsung bagi jamaah dan masyarakat.
LTM PCNU Kebumen berharap para takmir yang memperoleh kesempatan afirmasi tersebut dapat memanfaatkannya secara serius. Peningkatan kualifikasi akademik diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan masjid.
Sinergi LTM PCNU Kebumen dan IAINU Kebumen pun menjadi langkah strategis untuk menyiapkan pengelola masjid yang tidak hanya aktif secara keagamaan, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial, wawasan sosial, kemampuan akademik, dan kepedulian terhadap pemberdayaan umat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















