KEBUMEN, Kebumen24.Com – Kebocoran tabung gas elpiji diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan dapur sebuah rumah di Dukuh Kebongkotan, Desa Arjowinangun, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Rabu (8/7/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga mengalami luka bakar saat berupaya memadamkan kobaran api.
Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di rumah milik Maulud. Korban yang mengalami luka bakar diketahui bernama Slamet Fauzi (41), yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Petanahan.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas saat regulator dipasang. Pada saat bersamaan, di dapur masih terdapat tungku kayu yang menyala sehingga api langsung menyambar gas yang bocor dan memicu letupan,” ujar Kapolres, Kamis (9/7/2026).
Peristiwa bermula ketika pemilik rumah tengah memasak menggunakan tungku kayu. Tak lama kemudian, sekitar pukul 19.30 WIB, Slamet Fauzi pulang dari warung setelah membeli tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram.
Saat regulator dipasang ke tabung gas, diduga terjadi kebocoran. Karena posisi kompor gas hanya berjarak sekitar 1,5 meter dari tungku kayu yang masih menyala, gas yang keluar langsung tersambar api hingga memicu letupan dan kobaran api.
Api kemudian dengan cepat membakar sejumlah barang di dapur, di antaranya kayu bakar, ranjang kayu, serta berbagai perabot rumah tangga. Korban sempat berusaha memadamkan api menggunakan kain basah, karung, dan pasir sebelum warga sekitar berdatangan untuk memberikan pertolongan.
Petugas Pemadam Kebakaran Pos Petanahan yang tiba di lokasi berhasil mengendalikan dan memadamkan api sehingga kebakaran tidak sempat merembet ke bagian rumah lainnya.
Usai menerima laporan, personel Polsek Puring bersama Tim Inafis Polres Kebumen langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tabung gas elpiji 3 kilogram, regulator, serta tungku kayu yang diduga menjadi sumber api.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar pada kedua lengan, paha kanan, serta kedua kaki. Saat tiba di rumah sakit, korban dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi dengan baik. Saat ini korban masih menjalani rawat inap guna memantau proses pemulihan.
Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menggunakan gas elpiji di rumah.
“Apabila tercium bau gas atau diduga terjadi kebocoran, segera matikan sumber api, buka ventilasi, dan jangan menyalakan maupun mematikan peralatan listrik yang dapat memicu percikan api. Keselamatan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.(k24/tohri).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















