GOMBONG, Kebumen24.com — Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) resmi membuka rangkaian peringatan Milad ke-32 yang digelar di Aula UNIMUGO, Senin (6/7/2026). Momentum hari jadi tersebut menjadi tonggak penting bagi kampus untuk mempertegas komitmennya dalam melakukan transformasi menuju perguruan tinggi yang unggul, modern, dan berdaya saing nasional.
Kegiatan pembukaan milad dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta berbagai mitra kerja. Selain menjadi ajang silaturahmi civitas akademika, acara ini juga dimanfaatkan untuk memaparkan arah kebijakan strategis pengembangan UNIMUGO dalam beberapa tahun mendatang.
Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menegaskan bahwa kampus akan terus melakukan transformasi melalui empat pilar utama, yakni penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas akademik, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta digitalisasi sistem tata kelola kampus.
Dalam sambutannya, Sofyan mengulas perjalanan panjang perkembangan institusi. Ia menjelaskan, UNIMUGO bermula dari berdirinya Akademi Keperawatan (Akper) pada 1994. Seiring meningkatnya kebutuhan pendidikan tinggi di bidang kesehatan, institusi tersebut berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) pada 2013, sebelum akhirnya resmi bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong pada 2020.
Menurutnya, perubahan status menjadi universitas bukan sekadar pergantian nama, tetapi juga diikuti perluasan bidang keilmuan agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
“Sejak awal kami berkomitmen mengembangkan program studi di rumpun kesehatan. Ketika berubah menjadi universitas, kami menambah empat program studi baru, yaitu Sistem Informasi, Teknik Industri, Hukum, dan Manajemen sebagai bentuk pengembangan di luar bidang kesehatan,” ujar Sofyan.
Dalam aspek kelembagaan, UNIMUGO menargetkan pencapaian Akreditasi Unggul sebagai fondasi utama sebelum membuka Fakultas Kedokteran.
Sofyan mengungkapkan, seluruh persyaratan menuju akreditasi unggul telah dipenuhi. Ia optimistis pada awal tahun 2027 UNIMUGO dapat meraih predikat tersebut.
“Kami akan membangun institusi yang unggul terlebih dahulu, baru kemudian mengajukan pendirian Fakultas Kedokteran. Persyaratan akreditasi unggul sudah kami penuhi semua. Semoga pada awal tahun 2027 UNIMUGO sudah meraih akreditasi unggul,” katanya.
Saat ini, tim persiapan pendirian Fakultas Kedokteran juga telah dibentuk dan mulai bekerja memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Tidak berhenti di sana, setelah Fakultas Kedokteran terwujud, UNIMUGO juga berencana membuka program pascasarjana guna memperluas layanan pendidikan hingga jenjang magister.
Di bidang akademik, UNIMUGO terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui sistem pembelajaran interaktif yang berpusat pada mahasiswa dengan dukungan Learning Management System (LMS).
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif, fleksibel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selain pembelajaran, kampus juga mendorong peningkatan produktivitas dosen. Setiap dosen diwajibkan melaksanakan sedikitnya satu penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah serta satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat setiap tahun.
“Hal itu kami lakukan agar budaya akademik semakin kuat dan memudahkan dosen dalam pengembangan karier maupun kenaikan jabatan akademik,” jelasnya.
UNIMUGO juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor (S3). Menurut Sofyan, kualitas dosen menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi.
Tak hanya fokus pada aspek akademik, UNIMUGO juga menaruh perhatian besar terhadap pembentukan karakter mahasiswa. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan pondok pesantren mahasiswa yang terintegrasi dengan sistem pendidikan kampus.
“Kami berencana mendirikan pondok pesantren mahasiswa. Nantinya mahasiswa diwajibkan menjadi santri minimal satu tahun. Kami ingin membangun lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia,” ungkapnya.
Transformasi lainnya diarahkan pada penguatan teknologi informasi melalui integrasi sistem tata kelola digital. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan akademik maupun administrasi sehingga seluruh aktivitas kampus dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan terintegrasi.
Sebagai rangkaian peringatan Milad ke-32, UNIMUGO juga telah menyiapkan berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan internal dan eksternal, penyampaian laporan rektor sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja, hingga kegiatan silaturahmi bersama para pemangku kepentingan dan jajaran pimpinan Muhammadiyah.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















